Penulis Utama : Ridya Amerani Pra L
NIM / NIP : S801708005
×

Abstract

Eri Silk (Samia Cyntiha Ricini) merupakan jenis ulat sutra yang baru dikembangbiakan di Indonesia. Ulat sutera ini termasuk hewan polyphagous yang dapat memakan 29 jenis spesies tanaman seperti daun singkong dan atau daun jarak sebagai bahan utama pakannya. Berbeda dengan sutera pemakan daun murbei, jenis serat yang dihasilkan merupakan serat staple, dimana kokon di cabik-cabik sehingga terurai menjadi serat-serat pendek. Di tempat budidayanya serat ini diproses untuk dijadikan benang secara manual menggunakan alat pemintalan sederhana, dengan menggunakan roda yang diputar sehingga terbentuklah benang. Tetapi hal ini menyebabkan benang yang dihasilkan kurang baik. oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah serat eri silk dapat dipintal dengan menggunakan alat yang lebih modern dan menentukan parameter penyetelan pada mesinnya sehingga dapat menghasilkan benang yang lebih baik.

Proses pembuatan benang dilakukan pada mesin Open End RIETER R35 karena benang yang akan dibuat merupakan benang bernomor kasar yaitu Ne1 10. Pembuatan benang eri silk 100% dan campuran eri silk dan kapas dengan perbandingan  67:33% telah dilakukan selama penelitian ini berjalan, tetapi benang tidak dapat terbentuk karena kotoran yang berasal dari serat eri silk tersebut menutupi rotor sehingga proses pembentukan benang tidak terjadi, semakin besar presentase Eri Silk maka akan semakin besar pula kotorannya, dan benang akan sulit bahkan tidak bisa untuk terbentuk R9, maka penelitian dilanjutkan dengan pencampuran serat dengan menggunakan serat kapas dengan perbandingan 33% eri silk dan 67% kapas. Pencampuran serat dilakukan di mesin Drawing dengan perbandingan can eri silk dan kapas yaitu 2:4 can.

Metode Taguchi digunakan pada penelitian ini untuk mencari parameter proses produksi yang optimal. Parameter yang digunakan yaitu kecepatan rotor (60,000 rpm dan 80,000 rpm), kecepatan rol pembuka (6000 rpm dan 8000 rpm) dan koefisien puntiran (4,3 dan 4,6).  Respon yang digunakan yaitu kekuatan tarik benang per helai, mulur benang per helai, ketidakrataan benang, thick, thin dan neps. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa serat eri silk dapat dipintal dengan mencampurnya dengan serat staple lainnya, Diperoleh hasil yang optimal yaitu eksperimen nomor dua yang memiliki parameter penyetelan kecepatan rotor 60,000 rpm, kecepatan rol pembuka 8000rpm dan koefisien puntiran 4,6.

×
Penulis Utama : Ridya Amerani Pra L
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S801708005
Tahun : 2021
Judul : PEMBUATAN BENANG CAMPURAN ERI SILK DAN KAPAS DENGAN OPTIMASI PENGATURAN PARAMETER SETTING PADA MESIN OPEN END RIETER R35.
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2021
Program Studi : S-2 Teknik Industri
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Eri Silk, Yarn Spinning, Taguchi
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-981-15-0950-6_87
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Susy Susmartini, M.S.I.E
2. Dr. Eko Pujiyanto, S.Si., M.T.
Penguji : 1. Prof. Dr. Ir. Bambang Suhardi, S.T., M.T.
2. Dr. Muh. Hisjam, S.T.P., M.T.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.