Penulis Utama : Adina Nur Halimah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0816017
Tahun : 2020
Judul : Analisis Daya Saing Ubi Jalar Kabupaten Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2020
Kolasi : 116 hlm
Sumber : UNS-Fak. Pertanian-H0816017
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan kompetitif, keunggulan komparatif dan analisis kebijakan pemerintah serta kaitannya terhadap daya saing usahatani ubi jalar di Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, Metode pengambilan lokasi secara purposive sampling dan pengambilan sampel dengan metode proporsionate stratified random sampling dengan jumlah 60 petani ubi jalar sebagai responden. Metode analisis data menggunakan PAM (Policy Analysis Matrix). Berdasarkan hasil analisis PAM diperoleh nilai PCR sebesar 0,16 artinya ubi jalar di Kabupaten Karanganyar menguntungkan secara finansial. petani dapat membiayai faktor domestiknya sendiri pada harga privat serta memiliki keunggulan kompetitif. Nilai DRCR sebesar 0,07 artinya ubi jalar menguntungkan secara ekonomi di Kabupaten Karanganyar karena efisien dalam penggunaan sumberdaya domestik atau dalam pemenuhan permintaan terhadap komoditas ubi jalar dalam negeri lebih menguntungkan jika diproduksi sendiri di dalam negeri. Kebijakan output berdasarkan nilai transfer output sebesar Rp 147.785.254,20 dan nilai Koefisien Proteksi Output Nominal (NPCO) sebesar 0,48 artinya kebijakan pemerintah bersifat disproteksi, adanya implisit pajak mengurangi keuntungan usahatani ubi jalar di Kabupaten Karanganyar menjadikan harga output petani lebih rendah. Kebijakan input berdasarkan nilai transfer input sebesar Rp 804.009,62, Koefisien Proteksi Input Nominal (NPCI) sebesar 0,54, dan transfer faktor sebesar Rp 369.151,05 artinya kebijakan pemerintah bersifat protektif terhadap input tradeable berupa subsidi pupuk dan input non tradeable berupa pajak tanah. Kebijakan input- output berdasarkan nilai transfer bersih sebesar Rp 147.350.395,63, Koefisien Protektif Efektif (EPC) sebesar 0,48, Rasio Subsidi bagi Produsen (SRP) sebesar - 0,52 artinya kebijakan pemerintah terhadap input atau output dari ubi jalar kurang mendukung pengembangan ubi jalar karena kebijakan tersebut belum melindungi produsen domestik dari segi output.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPIRAN.pdf
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu M.S.
2. Dr. Agr. Sc. Ernoiz Antriyandarti S.P., M.P., M.Ec
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian