Penulis Utama : Taufik Kurniawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0416053
Tahun : 2021
Judul : Peran Taman Budaya Jawa Tengah Terhadap Dinamika Kesenian di Surakarta Tahun 1981-2007 (Suatu Tinjauan Sosial Budaya)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ilmu Budaya-B0416053
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) latar belakang berdirinya Taman Budaya Jawa Tengah, (2) dinamika kesenian di Surakarta setelah berdirinya Taman Budaya Jawa Tengah, (3) perkembangan layanan Taman Budaya Jawa Tengah untuk seniman dan masyarakat di Surakarta.
Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka metode yang digunakan adalah penelitian sejarah, yang meliputi langkah Heuristik, Kritik Sumber (Kritik Intern dan Kritik Ekstern), Intepretasi data dan tahap terakhir yaitu Historiografi. Sumber penelitian ini didapatkan dari dokumen Taman Budaya Jawa Tengah berupa dokumen Laporan Pertanggungjawaban (1984/1985, 1987/1988, 1988/1989, 1995/1996), beberapa koleksi foto dari tahun 1981-2007, daftar pementasan dari tahun 1987-1999 dan 2000-2007, dan Wawancara. Sumber lainnya berupa Surat Kabar sejaman.
Berdasarkan analisis dari berbagai sumber yang telah didapatkan bahwa pembangunan Taman Budaya di Surakarta di latar belakangi oleh ragamnya budaya Jawa yang ada di Surakarta dan perlu dilestarikan. Dinamika kesenian di Surakarta tahun 1981-2007 banyak dipengaruhi dari berbagai elemen seperti seniman, pemerintah, dan masyarakat umum. Sejak awal berdiri, Taman Budaya Jawa Tengah mendapat perhatian penuh dari para seniman dan pecinta dunia seni. Berbagai individu dan kelompok pernah menampilkan karya, kelompok lain jga berlomba-lomba untuk menciptakan karya dan menampilkannya di TBJT, termasuk kalangan tokoh-tokoh ternama di Indonesia dan dari luar negeri. Tahun 1999 dikeluarkan peraturan otonomi daerah yang membuat ruang kebebasan seniman menjadi terbatas karena adanya target PAD (Pendapatan Asli Daerah), tetapi hal itu didukung dengan pengembangan fasilitas TBJT. Hal ini menjadikan TBJT sebagai tempat yang menguntungkan bagi perkembangan dunia kesenian di Surakarta.
Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa TBJT dibawah pimpinan Murtidjono selama 25 tahun memiliki peranan yang penting dalam perkembangan kesenian di Surakarta. Melalui keterbukaan dan manajemen yang terstruktur menjadikan TBJT sebagai tempat rujukan dunia kesenian di Indonesia.

Kata Kunci : TBJT, Seni, Surakarta.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Supariadi, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya