Penulis Utama : Rosmadi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0815135
Tahun : 2023
Judul : Analisis Pendapatan Usaha Ternak Ayam Broiler Pola Kemitraan (Studi Kasus di Usaha Ternak Suriadi di Desa Sidodadi Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2023
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Rosmadi. H0815135. 2022. “Analisis Pendapatan Usaha Ternak Ayam Broiler Pola Kemitraan (Studi Kasus di Usaha Ternak Suriadi di Desa Sidodadi Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil)”. Dibimbing oleh Wiwit Rahayu, S.P., M.P. dan Isti Khomah, S.P., M.Si. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Peternakan merupakan salah satu subsektor pertanian yang berperan penting di Indonesia. Peternakan adalah kegiatan memelihara hewan ternak untuk dibudidayakan dan mendapatkan keuntungan dari kegiatan tersebut (Rasyaf, 2002). Sektor peternakan berperan sebagai penunjang kebutuhan protein hewani yang merupakan bagian dari kebutuhan dasar manusia. 
Salah satu kegiatan usaha yang menarik dikaji dalam subsektor peternakan adalah usaha agribisnis ayam ras pedaging. Ayam pedaging yang disebut juga ayam broiler merupakan salah satu komoditas peternakan yang cukup menjanjikan karena produksinya yang cukup cepat untuk kebutuhan pasar dibandingkan dengan produk ternak lainnya. Selain itu, keunggulan ayam ras pedaging antara lain pertumbuhannya yang sangat cepat dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu yang relatif pendek, konversi pakan kecil, siap dipotong pada usia muda, serta menghasilkan kualitas daging berserat lunak. 
Data Badan Pusat Statistik (Susenas 2017) menunjukkan bahwa konsumsi protein tertinggi jenis daging oleh masyarakat Indonesia adalah daging ayam broiler. Tahun 2012 hingga 2016 konsumsi daging ayam broiler tersebut selalu mengalami peningkatan. Tingkat konsumsi yang relatif tinggi ini erat kaitannya dengan harga daging ayam broiler yang relatif terjangkau, mengingat bahwa masyarakat memiliki kendala pendapatan dalam memenuhi kebutuhannya (Antriyandarti, 2012).
Metode dasar penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analitis. Metode penentuan lokasi dilakukan secara purposive. Metode pengambilan sampel menggunakan studi kasus usaha ternak pola kemitraan milik Suriadi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah (1) analisis deskriptif; (2) analisis biaya penerimaan dan pendapatan usaha ternak ayam broiler pola kemitraan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya tetap yang dikeluarkan dalam satu periode masa panen sebesar Rp. 2.692.730,00. Biaya variabel yang dikeluarkan dalam satu periode masa panen sebesar Rp. 261.104.311,00. Total seluruh biaya yang dikeluarkan dalam satu periode masa panen sebesar Rp. 263.797.041,00. Penerimaan dalam satu periode masa panen sebesar Rp. 279.588.760,00. Pendapatan yang diperoleh dalam satu periode masa panen sebesar Rp. 15.791.719,00. Efisiensi usaha ternak ayam broiler pola kemitraan usaha ternak Suriadi sebesar 1.05, yang berarti setiap mengeluarkan uang sebesar Rp.1, maka akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 1.05 dan usaha tersebut layak untuk dilanjutkan.
Peninjauan kembali antara peternak dengan mitra terhadap harga agar dapat menurunkan biaya produksi untuk meningkatkan efisiensi usaha ternak ayam broiler. Sebaiknya biaya pemanenan dihilangkan dan pemanenan dilakukan secara gotong royong antara pihak peternak dan mitra.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Cover dan Daftar Isi.pdf
Bab I.pdf
Bab II.pdf
Bab III.pdf
Bab IV.pdf
Bab V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Wiwit Rahayau, S.P., M.P.
2. Isti Khomah, S.P., M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian