Penulis Utama : Nita Nurani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.3106088
Tahun : 2009
Judul : Magang di gabungan Koperasi Susu Indonesia ( pengujian mutu susu )
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-Prog. D III Teknologi Hasil Pertanian-H.3106088-2009
Subyek : SUSU
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Pengujian mutu susu segar pada penerimaan susu disetiap industri pengolahan susu sangat mutlak dan penting dilakukan agar dihasilkan produk aman dan berkualitas. Kegiatan magang ini dilakukan untuk menambah wawasan mahasiswa dalam dunia industri pada umumnya dan mengetahui Pengujian Mutu susu di Gabungan Koperasi Susu Indonesia, serta apakah susu yang diterima di Gabungan Koperasi Susu Indonesia sudah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Pengumpulan data dalam kegiatan magang ini dilaksanakan dengan metode wawancara, observasi, studi pustaka, terlibat langsung dalam proses penanganan susu serta mencatat dan analisa data. Proses produksi yang dilakukan di Gabungan Koperasi Susu Indonesia adalah Proses evaporasi dan hasilnya berupa susu kental dengan kadar total solid sekitar 40-45 %. Proses produksi dimulai dari Pengujian mutu, proses pendinginan susu dengan mesin plate cooler, setelah itu masuk ke mesin evaporasi kemudian hasil evaporasi didinginkan hingga suhu sekitar 5º C. Pengujian mutu susu meliputi uji organoleptik, uji fisik yaitu uji berat jenis, uji alkohol, uji pH, uji karbonat, uji keasaman, dan uji kimia yaitu uji protein, uji lemak, uji kadar laktosa, uji kadar total solid, uji titik beku. Susu segar merupakan sumber bahan baku yang penting bagi industri susu. Kualitas susu segar yang diterima perlu dipastikan tingkat kesesuaiannya dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Spesifikasi bahan dasar adalah susu segar murni yang baru diperoleh dari hasil pemerahan sapi dengan cara pemerahan yang terjaga dan tidak tercampur bahan asing. Persyaratan susu segar yang dapat diterima di GKSI yaitu Bobot jenis minimal 1,0230, suhu susu segar dingin maksimal 10º C, titik beku susu antara -0,520 – (-0,560), uji alkohol negatif, uji karbonat negative, kadar lemak minimal 3,4 %, jumlah padatan susu minimal 11,3 %, kadar protein minimal 2,5 %, pH 6,60-6,94, Keasaman 0,10 – 0,26 dan uji organoleptik normal. Sanitasi yang dilakukan di GKSI Boyolali meliputi sanitasi peralatan untuk pengujian, sanitasi peralatan untuk proses produksi, sanitasi karyawan dan pengolahan limbah. Kata Kunci : Pengujian Mutu, Susu
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Nita Nurani.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Kawiji, MP
Catatan Umum : 2178/2009
Fakultas : Fak. Pertanian