Penulis Utama : Reny Puspasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan pengusaha industri kecil kripik tempe (studi kasus di Kabupaten Ngawi)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F1100043-2003
Subyek : INDUSTRI KECIL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan seberapa besar pengaruh bahan baku, tenaga kerja, modal kerja, status usaha, dan tingkat produksi terhadap pendapatan pengusaha industri kecil kripik tempe di Kabupaten Ngawi. Penelitian menggunakan metode survei, yaitu menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan pengusaha. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dengan cara tanya jawab secara langsung kepada responden disertai pengisisan daftar kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive random sampling. Populasi dalam penelitian ini sebesar 125 pengusaha kripik tempe dan sampel yang diambil adalah 70 pengusaha kripik tempe. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analasis regresi berganda dengan program SPSS. Hasil ananlisis data dengan menggunakan regresi menunjukkan bahwa variabel independen yaitu modal kerja, tenaga kerja, dan tingkat produksi berpengaruh secara signifikan pada tingkat keyakinan 95 %, sedangkan variabel bahan baku dan status usaha tidak berpengaruh secara signifikan. Berdasarkan analisis diperoleh koefisien determinasi R­2 sebesar 0,978, ini berarti bahwa 97 % variasi perubahan variabel bebas mempengaruhi terhadap variasi perubahan variabel tak bebas yaitu pendapatan pengusaha. Sedangkan sisanya 3 % dipengaruhi diluar model. Berdasarkan uji t juga dapat disimpulkan juga masing-masing variabel independen yaitu tenaga kerja, modal kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada taraf 5 %. Kemudian variabel bahan baku dan status usaha menujukkan pengaruh negatif dan signifikan pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dalam proses bahan baku merupakan variabel yang penting untuk kelangsungan proses produksi, pengusaha dapat mendirikan koperasi yang menyediakan kedelai sebagai bahan baku utama sehingga diperoleh sumber bahan baku yang berkualitas. Begitu pula untuk memperoleh modal secara mudah pengusaha dapat membentuk koperasi khusus pengusaha industri kecil kripik tempe untuk memperoleh pinjaman dari bank. BUMN atau BPD dengan bunga rendah untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi. Menambah tingkat produksi untuk menuingkatkan pendapatan dapat dilakukan dengan cara pelatihan-pelatihan untuk menghasilkan kualitas produk yang lebih baik. Industri yang mulanya dijadikan sebagai usaha sampingan dapat dijadikan usaha pokok karena mempunyai peluang yang cukup bagus dimasa yang akan datang. Untuk itu perlu adanya kerjasama antara pemerintah dalam hal ini dinas perindustrian dan pengusaha. Disarankan kepada pengusaha kripik tempe di Kabupaten Ngawi untuk membentuk asosiasi (organisasi) yang tujuannya untuk mengakomodasi kebutuhan kredit sehingga dalam memperoleh kredit/bantuan dari bank atau lembaga keuangan non bank mendapatkan prioritas utama.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. AM. Soesilo, M.Sc
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis