ESTI. K8421014.
Pembimbing : Dr. Danang Purwanto. S.Sos, M.Si. Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dan Strategi Pengembangan
Usaha Tembe Nggoli di Kecamatan Raba Kota Bima Nusa Tenggara Barat. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Janauri 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai
kearifan lokal masyarakat Bima yang terkandung dalam usaha tenun Tembe Nggoli
serta merumuskan strategi pengembangan usaha berbasis nilai budaya tersebut.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di
Kelurahan Raba Dompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima. Data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam dengan pengrajin Tembe Nggoli, observasi proses produksi,
dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tembe Nggoli tidak
hanya berfungsi sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga sebagai simbol identitas
budaya masyarakat Mbojo yang memuat nilai Maja Labo Dahu, Ngaha Aina Ngoho,
Nggahi Rawi Pahu, serta nilai estetika, sosial, spiritual, dan filosofis dalam
setiap motif dan warna kainnya. Nilai-nilai budaya tersebut tercermin dalam
etos kerja pengrajin seperti kejujuran, tanggung jawab, gotong royong, dan
konsistensi kualitas. Meskipun demikian, usaha Tembe Nggoli menghadapi sejumlah
tantangan seperti keterbatasan bahan baku, alat tenun tradisional, regenerasi
pengrajin yang rendah, serta pemasaran yang masih terbatas pada skala lokal.
Strategi pengembangan usaha yang dihasilkan meliputi: (1) pelibatan generasi
muda melalui pendidikan budaya dan pelatihan tenun; (2) penguatan storytelling
motif sebagai nilai jual; (3) inovasi desain dan diversifikasi produk tanpa
menghilangkan identitas budaya; (4) digitalisasi pemasaran melalui media sosial
dan marketplace; (5) penguatan kelembagaan UMKM atau koperasi; serta (6) penerapan
jaminan mutu berbasis etika lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi
kearifan lokal dengan strategi pengembangan usaha dapat meningkatkan daya saing
Tembe Nggoli sekaligus memastikan pelestarian budaya masyarakat Bima secara
berkelanjutan.