Latar
Belakang: Depresi postpartum merupakan
salah satu gangguan emosional sebagai akibat dari kegagalan dalam penerimaan
proses adaptasi psikologis pada wanita periode postpartum. Prevalensi kejadian depresi postpartum secara global
sebesar 10-15% dari ibu hamil pasca melahirkan.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh faktor risiko saat kehamilan
terhadap kejadian depresi postpartum.Subjek
dan Metode: Jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan
bulan Desember 2017- Januari 2018. Subjek penelitian
sebanyak 150 ibu postpartum hari ke
1-10 yang periksa di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dipilih dengan teknik exhaustive sampling dan criterion sampling. Variabel dependen
adalah usia ibu, pendapatan keluarga,
dukungan keluarga masa kehamilan, KDRT, jenis persalinan, paritas, unwanted pregnancy, dan stres
psikologis. Variabel independen adalah depresi postpartum. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dianalisis
menggunakan path analysis.Hasil:
Kejadian depresi postpartum
dipengaruhi secara langsung oleh stres psikologis (b= 2.15; CI 95%= 1.17-3.13;
p= <0.001), pendapatan keluarga (b=
-1.52; CI 95%= -2.51-
-0.54; p= 0.002), paritas (b= -1.24; CI 95%= -2.21--
0.28; p= 0.011), jenis persalinan (b= 1.27; CI 95%= 0.32-2.21;
p= 0.008), dukungan keluarga masa kehamilan (b= -1.31; CI 95%= -3.28--0.24;
p= 0.016), dan unwanted pregnancy (b=
1.57; CI 95%= 0.57-2.58;
p= 0.002). Kejadian depresi postpartum dipengaruhi
secara tidak langsung oleh KDRT masa kehamilan melalui stres psikologis (b=
2.68; CI 95%= 0.64-4.73; p= 0.010), (b=
2.15; CI 95%= 1.17-3.13;
p= <0.001). Kejadian depresi postpartum
dipengaruhi secara tidak langsung oleh usia ibu melalui paritas, KDRT masa
kehamilan, dan stres psikologis (b= 1.66; CI 95%= 0.79-2.53;
p= <0.001), (b= -1.34; CI 95%= -2.85-0.16;
p= 0.081), (b= -0.91; CI 95%= -1.68--0.13;
p= 0.022), (b= 2.15; CI 95%= 1.17-3.13; p= <0.001).Kesimpulan:
Kejadian depresi postpartum
dapat meningkat oleh jenis persalinan, unwanted
pregnancy, KDRT, dan stres psikologis, akan tetapi dapat menurun oleh pendapatan keluarga, dukungan keluarga, paritas,
dan usia ibu.
Kata
Kunci: Risiko kehamilan, Depresi Postpartum