Latar Belakang : Terwujudnya lingkungan kerja yang aman, nyaman dan terhindar dari bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja adalah keuntungan dari penerapan hirac atau Hazard Identification Risk Assessment Control. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahaya/aspek, risiko/dampak, penilaian, dan pengendalian yang tepat serta bagaimana penerapan Hazard Identification Risk Assessment Control di perusahaan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deksriptif untuk memberikan gambaran mengenai potensi dan faktor bahaya secara jelas dari sikap kerja individu, keadaan, gejala atau kelompok yang ada di PT. Albea Rigid Packaging Surabaya. Hasil : PT. Albea Rigid Packaging Surabaya telah menerapkan manajemen risiko melalui penerapan Hazard Identification Risk Assessment Control. Untuk nilai tertinggi adalah 50 yang ditimbulkan pada area MPC dan maintenance, sedangkan untuk nilai terendah adalah 2 yang ditimbulkan pada bagian GA. Pengendalian dilakukan berupa eliminasi, subtitusi, rekayasa teknis, administratif, dan alat pelindung diri. Simpulan : Perusahaan telah mendokumentasikan dan menerapkan kebijakan standar bagi tempat kerja, prosedur, instruksi kerja, penerapan work permit apabila melaksanakan pekerjaan yang berpotensi bahaya besar dan penggunaan Alat Pelindung Diri yang disesuaikan dengan potensi bahaya yang ada untuk mengatur dan mengendalikan risiko yang ada pada kegiatan dan produk barang. Hal tersebut sudah disesuaikan dengan OHSAS 18001 : 2007 klausul 4.3.1 dengan adanya penerapan Hazard Identification, Risk Assessment and Control dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3. Kata kunci : Hazard Identification Risk Assessment Control