Eco-Bin merupakan sistem pengolah limbah
organik rumah tangga yang dirancang untuk mengurangi volume sampah sekaligus
menghasilkan produk pelet bernilai guna, sehingga diperlukan evaluasi teknis
terhadap komponen kritis yang menerima beban kerja utama selama proses
peletisasi, khususnya pada bagian die. Tujuan penelitian ini adalah
merancang serta mengevaluasi kelayakan desain mekanis sistem Eco-Bin dengan
menitikberatkan pada analisis kekuatan dan keamanan lubang die sebagai
komponen yang mengalami tekanan ekstrusi, gesekan, dan tegangan kontak tinggi
selama operasi. Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan desain rekayasa
dan analisis numerik berbasis Finite Element Method (FEM) menggunakan
perangkat lunak Ansys, dengan asumsi material homogen, isotropik, dan
berperilaku elastis linier. Pemodelan dilakukan secara axisymmetric dua dimensi
untuk merepresentasikan satu lubang die, dengan pembebanan statis berupa
tekanan ekstrusi merata sebesar 78,73 MPa serta kondisi batas yang
mensimulasikan keterikatan struktur dengan rumah die. Hasil simulasi diverifikasi melalui
perhitungan analitik menggunakan teori elastisitas dan kriteria tegangan Von
Mises untuk menilai konsistensi model numerik. Hasil analisis menunjukkan bahwa
tegangan maksimum yang terjadi sekitar 65,55 MPa terlokalisasi pada area tepi
lubang die, dengan distribusi regangan dan deformasi yang masih berada
dalam batas elastis material AISI 1045. Nilai tegangan kerja yang jauh di bawah
tegangan luluh material menghasilkan faktor keamanan sekitar 8,09, yang
menunjukkan bahwa struktur mampu menahan tekanan ekstrusi secara stabil tanpa
mengalami deformasi plastis. Dengan demikian, desain die pada sistem
Eco-Bin dinilai memenuhi kriteria kekuatan, keamanan, dan keandalan untuk
penggunaan skala rumah tangga pada kondisi pembebanan statis, serta memiliki
potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui kajian pembebanan dinamis dan
analisis kelelahan material.