Pengelolaan sampah organik yang volume timbulannya terus meningkat merupakan tantangan yang memerlukan solusi efektif. Salah satu upayanya adalah menggunakan mesin pencacah untuk mempercepat pengolahan menjadi kompos atau pakan ternak. Dalam proses operasinya, rangka mesin memiliki fungsi esensial sebagai penopang utama seluruh komponen dan penerima beban selama pencacahan. Oleh karena itu, analisis kekuatan rangka sangat diperlukan guna memastikan mesin dapat bekerja secara aman, stabil, dan memiliki umur pakai yang panjang.Penelitian ini bertujuan menganalisis gaya yang bekerja pada rangka mesin pencacah sampah organik sekaligus mengevaluasi respons strukturnya terhadap pembebanan. Analisis ini menggunakan pendekatan analitik (mekanika struktur) dan numerik melalui metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Parameter utama yang dievaluasi mencakup distribusi tegangan Von Mises, deformasi total, dan faktor keamanan struktur rangka pada kondisi pembebanan statis.Tahapan penelitian diawali dengan identifikasi kebutuhan pengguna (Voice of Customer) dan penyusunan House of Quality (HoQ) untuk menentukan spesifikasi teknis. Proses dilanjutkan dengan pemodelan 3D, penentuan material, simulasi kondisi batas dan beban, hingga tahap eksekusi analisis elemen hingga. Hasil simulasi menunjukkan bahwa area kritis dengan konsentrasi tegangan terbesar berada pada area sambungan dan dudukan komponen.Meskipun demikian, hasil evaluasi menegaskan bahwa deformasi yang terjadi masih dalam batas toleransi yang aman. Struktur rangka terbukti memiliki faktor keamanan yang memadai untuk menopang seluruh beban tanpa mengalami kegagalan struktural saat beroperasi. Kesimpulannya, desain rangka telah memenuhi standar kekuatan dan keamanan, serta dapat menjadi acuan untuk pengembangan mesin pencacah yang lebih efisien di masa mendatang.