Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parenting style dengan cognitive flexibility pada anak usia dini. Cognitive flexibility merupakan salah satu komponen fungsi eksekutif yang memungkinkan anak untuk menyesuaikan cara berpikir, beralih perspektif, serta menyesuaikan perilaku ketika menghadapi perubahan aturan atau situasi. Perkembangan kemampuan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, salah satunya adalah pola asuh orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 135 anak usia 5-6 tahun yang berasal dari beberapa taman kanak-kanak di Kota Surakarta. Data parenting style diperoleh melalui kuesioner Parenting Authority Questionnaire-Revised (PAQ-R) (α=.842, .797, .860) yang diisi oleh orang tua, sedangkan cognitive flexibility anak diukur menggunakan Dimensional Change Card Sort (DCCS) dengan indikator akurasi jawaban. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Jamovi. Hasil analisis menunjukkan bahwa parenting style secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan cognitive flexibility pada anak usia dini (F(3,131) = 2.77, p = .044). Koefisien determinasi menunjukkan nilai R² = 0.060 yang berarti bahwa parenting style menjelaskan sebesar 6% variasi cognitive flexibility pada anak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa parenting style memiliki hubungan yang signifikan dengan cognitive flexibility pada anak usia dini, meskipun kontribusinya relatif kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan fleksibilitas kognitif anak tidak hanya dipengaruhi oleh pola asuh, tetapi juga oleh faktor lain dalam lingkungan perkembangan anak.