Permasalahan sampah plastik LDPE yang terus meningkat serta kebutuhan energi alternatif di tingkat rumah tangga mendorong pengembangan teknologi pirolisis sebagai solusi pengolahan limbah sekaligus pemulihan energi. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis alat pirolisis plastik LDPE skala rumah tangga dengan fokus pada pengaruh panjang pipa spiral kondensor terhadap kinerja proses kondensasi. Metode perancangan menggunakan pendekatan Capstone Design yang meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, pengembangan konsep, seleksi desain, hingga analisis teknis dan realisasi purwarupa. Hasil perancangan menunjukkan bahwa alat terdiri dari sub-sistem utama berupa reaktor, sistem pemanas, kondensor spiral, sistem pendingin, serta perangkat keamanan dan monitoring yang terintegrasi. Analisis energi menunjukkan bahwa untuk memproses 10 kg plastik LDPE dibutuhkan energi sebesar 9.870 kJ dengan kebutuhan bahan bakar LPG sekitar 0,7 kg per siklus, serta sistem kondensor dirancang menggunakan variasi panjang pipa spiral 10, 13, dan 15 lilitan.Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan panjang pipa spiral meningkatkan kinerja perpindahan panas dan efektivitas kondensasi. Nilai perpindahan panas meningkat dari 1.35 kW pada 10 lilitan menjadi 1.73 kW pada 15 lilitan, sedangkan efektivitas kondensasi meningkat dari 5.92% menjadi 7.57%. Purwarupa yang direalisasikan mampu menghasilkan minyak pirolisis hingga 400 ml dari 500 gram plastik LDPE pada kondisi optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa variasi panjang pipa spiral kondensor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja kondensasi dan produksi bahan bakar alternatif, sehingga konfigurasi 15 lilitan dipilih sebagai desain terbaik untuk alat pirolisis skala rumah tangga.