Kabupaten Karanganyar adalah salahsatu Kabupaten di Karesidenan
Surakarta yang terletak di lereng Gunung Lawu. Kabupaten Karanganyar memiliki
banyak kekayaan alam khususnya dalam sektor pariwisata. Pariwisata berperan
aktif dalam proses penyumbang APBD dan pendongkrak perekonomian rakyat, maka
dari itu pemerintah terus berbenah dalam proses pengembangan potensi wisata di
Kabupaten Karanganyar. Dalam proses pengembangan potensi wisata di Kabupaten
Karanganyar, informasi sangat diperlukan untuk menambah pengetahuan wisatawan
agar nantinya dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Informasi
tersebut tentunya harus disalurkan melalui media yang sedang diminati oleh
masyarakat saat ini seperti media online Instagram maupun Facebook. Maka dari
itu pola komunikasi pemerintah terhadap wisatawan perlu dipahami dalam hal ini,
karena pola komunikasi yang tepat akan berdampak pada efektifitas penyampaian
informasi terhadap wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten KaranganyarPenelitian ini menggunakan teori komunikasi dengan menitikberatkan pada Teori Pengaturan
Agenda yang dirumuskan oleh Bernard Cohen, Maxwell McCombs dan Donald Shaw
bahwa teori ini menggambarkan kekuatan media dalam mempengaruhi masyarakat,
yaitu dalam pembentukan kepedulian dan perhatian public terhadap beberapa isu
yang di tampilkan oleh media berita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang
harus diterapkan pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar dalam mengembangkan
potensi wisata di Kabupaten Karanganyar dengan mengacu perkembangan media
komunikasi onlineyang diminati
masyarakat saat ini.Penelitian
ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menganalisis data dari narasumber melalui proses diskriptif. Teknik
pengumpulan data menggunakan teknik wawancara sebagai sumber data utama dan sebagai sumber data tambahan berupa foto, catatan
tahunan, serta company profile. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
informan yang berasal dari wisatawan
beberapa tempat wisata di Kabupaten Karanganyar, kemudian penyedia jasa wisata,
Pihak pemerintah Kabupaten Karanganyar, serta informan tambahan seperti Duta
Wisata.
Sedangkan analisa data yang digunakan yaitu teknik
analisa data Miles dan Huberman dimulai dari reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini adalah pemerintah Kabupaten Karanganyar harus
mengikuti arus perkembangan tekhnologi komunikasi online seperti Instagram dan Facebookdalam penyampaian informasi mengenai potensi wisata di
Kabupaten Karanganyar karena memang pada saat ini masyarakat terus berkembang
dan lebih mudah dan tertarik dalam mengakses media tersebut karena terdapat konten- kontenyang membangkitkan semagat
wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Karanganyar.
Kata Kunci : Pola
Komunikasi, Potensi Wisata, Kabupaten Karanganyar,