Penulis Utama : Anisa Ika Pratiwi
NIM / NIP : S562008001

Latar Belakang: Hirschsprung-Associated Enterocolitis (HAEC) merupakan komplikasi pasca pembedahan koreksi Hirschsprung disease dengan penyumbang morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Pemilihan prosedur bedah, seperti Transanal Endorectal Pull and through (TAERPT) dan Duhamel, diyakini dapat memengaruhi risiko terjadinya HAEC. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan angka kejadian komplikasi HAEC pada pasien Hirschsprung Disease pasca menjalani tindakan TAERPT dengan pasca tindakan Duhamel. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 64 pasien Hirschsprung disease di RSUD Dr. Moewardi yang memenuhi kriteria inklusi dilibatkan sebagai subjek penelitian, yang terbagi rata menjadi kelompok prosedur TAERPT (n=32) dan kelompok Duhamel (n=32). Diagnosis dan tingkat keparahan HAEC dinilai menggunakan skor HAEC (skor ≥10 diinterpretasikan sebagai HAEC). Analisis statistik dilakukan untuk mencari nilai prevalence ratio (PR). Hasil: Rerata onset evaluasi skor HAEC kelompok TAERPT terjadi lebih awal (5,50±1,90 bulan) dibandingkan dengan kelompok Duhamel (16,09±16,33 bulan). Rerata skor HAEC pada kelompok TAERPT sedikit lebih tinggi (4,06 ± 1,26) dibandingkan kelompok Duhamel (3,90 ± 1,08). Namun demikian, seluruh pasien pada kedua kelompok (100%) memiliki skor HAEC < 10, yang berarti seluruh manifestasi klinis tergolong ringan hingga sedang dan tidak ada yang mencapai batas diagnostik HAEC. Hasil perhitungan prevalence ratio didapatkan nilai 1. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan risiko terjadinya angka kejadian komplikasi HAEC pada pasien pasca tindakan bedah TAERPT maupun Duhamel. Meski rata-rata skor klinis ditemukan sedikit lebih tinggi pada kelompok TAERPT dibandingkan kelompok Duhamel, seluruh pasien di kedua kelompok tidak ada yang mengalami insiden HAEC.

×
Penulis Utama : Anisa Ika Pratiwi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S562008001
Tahun : 2025
Judul : Perbandingan Angka Kejadian HAEC (Hirschsprung-associated Enterocolitis) pada Pasien Hirschsprung Pasca Tindakan TAERPT (Transanal Endorectal Pull and through) dan Duhamel di RSUD Dr.Moewardi
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2025
Program Studi : PPDS Ilmu Bedah
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Hirschsprung disease, Hirschsprung-associated Enterocolitis (HAEC), TAERPT, Duhamel.
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. Nunik Agustriani, Sp.B, Sp.BA (K)
2. Dr. dr. Ida Bagus Budhi Surya, Sp.B (K) BD, M.Kes
Penguji : 1. dr. Suwardi, Sp.B., Sp.BA (K)
2. dr. Hengky Agung Nugroho, Sp.B (K) Onk, M.Si.Med
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.