Penulis Utama : Aryasena Mahesa Putra
NIM / NIP : K8422009

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi permainan tradisional yang ditampilkan dalam film dokumenter Kaulinan Barudak serta menganalisis bagaimana film tersebut mengonstruksi dan merepresentasikan upaya pelestarian permainan tradisional sebagai warisan budaya Indonesia. Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya eksistensi permainan tradisional akibat dominasi teknologi digital dan terbatasnya media pelestarian yang mampu menjangkau masyarakat secara luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus instrumental. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur dengan enam informan, dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan menggunakan model spiral John W. Creswell yang meliputi pengelolaan data, pembacaan data, pengkodean, interpretasi, dan penyajian data. Analisis penelitian menggunakan teori Representasi Budaya Stuart Hall dengan kerangka circuit of culture yang mencakup representasi, identitas, produksi, konsumsi, dan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film dokumenter Kaulinan Barudak merepresentasikan permainan tradisional melalui tiga dimensi utama, yaitu eksistensi permainan tradisional di era digital, nilai-nilai budaya Sunda yang terkandung dalam permainan, serta permainan tradisional sebagai penanda identitas budaya masyarakat Sunda. Selain itu, film mengonstruksi upaya pelestarian melalui pilihan produksi sinematografi, penggunaan gaya dokumenter, struktur naratif lima babak, proses pascaproduksi yang interpretatif, serta framing ideologis yang memandang modernitas sebagai sarana revitalisasi budaya. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa film dokumenter tidak hanya berfungsi sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai media representasi budaya yang mampu membangun kesadaran mengenai pentingnya pelestarian permainan tradisional. Oleh karena itu, pemanfaatan media audiovisual perlu terus dikembangkan sebagai strategi pelestarian warisan budaya yang relevan dengan perkembangan zaman.

×
Penulis Utama : Aryasena Mahesa Putra
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K8422009
Tahun : 2026
Judul : Representasi Pelestarian Permainan Tradisional dalam Film Dokumenter “Kaulinan Barudak” Sebagai Warisan Budaya Indonesia.
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2026
Program Studi : S-1 Pendidikan Sosiologi Antropologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Film dokumenter, kaulinan barudak, permainan tradisional, representasi budaya, warisan budaya.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Siany Indria Liestyasari, S.Ant., M.Hum.
Penguji : 1. Yosafat Hermawan Trinugraha, S.Sos., M.A., Ph.D.
2. Ayu Dipta Kirana, S.S., M.A.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.