Penulis Utama : Nayla Mansyudah Kafana
NIM / NIP : G0022159

Latar Belakang: Fraktur femur merupakan salah satu cedera ortopedi mayor yang sering memerlukan tindakan fiksasi internal untuk mencapai stabilitas tulang dan mempercepat proses penyembuhan. Keberhasilan penyembuhan tulang dinilai melalui terjadinya union, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis, mekanik, dan metabolik seperti usia, jenis kelamin, jenis tindakan operasi, konfigurasi fraktur, serta kondisi metabolik pasien. Namun, hubungan faktor-faktor tersebut terhadap keberhasilan union masih menunjukkan hasil yang bervariasi pada berbagai penelitian, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut pada populasi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi union rate pada pasien fraktur femur tertutup pasca fiksasi internal.Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain retrospektif dilakukan menggunakan data rekam medis pasien fraktur femur tertutup yang menjalani fiksasi internal selama periode 1 Januari–31 Desember 2024 dengan evaluasi minimal 6 bulan pasca operasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dengan total 35 subjek. Variabel independen meliputi usia, jenis kelamin, jenis tindakan operasi, konfigurasi fraktur, dan kadar gula darah sewaktu (GDS), sedangkan variabel dependen adalah union rate. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher dan regresi logistik biner.Hasil: Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa seluruh variabel independen tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistik terhadap union rate, yaitu usia (p=0,596), jenis kelamin (p=0,924), jenis tindakan operasi (p=0,318), konfigurasi fraktur (p=0,505), serta kadar GDS (p=0,960). Hasil ini menunjukkan bahwa tidak terdapat faktor yang secara signifikan memprediksi keberhasilan penyembuhan tulang pada populasi penelitian. Simpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, jenis tindakan operasi, konfigurasi fraktur, maupun kadar gula darah sewaktu terhadap union rate pada pasien fraktur femur tertutup pasca fiksasi internal. Temuan ini kemungkinan dipengaruhi oleh keterbatasan ukuran sampel serta ketidaklengkapan data rekam medis pada desain penelitian retrospektif.

×
Penulis Utama : Nayla Mansyudah Kafana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0022159
Tahun : 2026
Judul : FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UNION RATE KASUS FRAKTUR FEMUR TERTUTUP YANG DILAKUKAN FIKSASI INTERNAL DI RSUD MOEWARDI SURAKARTA
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Fraktur femur; Union rate; Fiksasi internal; Faktor risiko; Penyembuhan tulang
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. Adhitya Indra P. Sp. OT Subs.T.L.B.M (K)
Penguji : 1. dr. Bagus Jati Nugroho, Sp.OT C.F. Foot and Ankle
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.