Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap
tingkat pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V SDN se-Kecamatan Kartasura.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi eksperimental. Desain
penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri se-Kecamatan
Kartasura. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling.
Sampel yang terpilih dan digunakan dalam penelitian adalah SD Negeri Singopuran
03 dan SD Negeri Pucangan 02 sebagai kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran
Think Pair Share. Sedangkan, SD Negeri Kartasura 01 dan SD Negeri
Kartasura 02 sebagai kelas kontrol menerapkan model pembelajaran Think Talk
Write. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep. Validasi instrumen
tes meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji daya beda, dan uji tingkat
kesukaran. Uji prasyarat analisis dilakukan sebelum pengujian hipotesis yang meliputi
uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan
uji Levene, dan uji keseimbangan menggunakan uji-t. Pengujian hipotesis dilakukan
menggunakan uji independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukan
bahwa uji independent samples t-test diperoleh nilai signifikansi Sig. (2-failed)
sebesar 0,046 dengan taraf signifikansi 0,05 sehingga (H0) ditolak
dan (H1) diterima. Berdasarkan hasil uji penelitian tersebut, dapat
disimpilkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) memberiikan
pengaruh terhadap pemahaman konsep dalam pembelajaran IPAS kelas V SDN se-Kecamatan
Kartasura.