Daffa Rusydiansyah,
NIM:I0322135, ANALISIS RISIKO RANTAI PASOK MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF
RISK DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA OPERASIONAL PADA UMKM SEPATU BAKTI
SOLO. Skripsi. Surakarta: Program Studi Sarjana Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas
Maret, Juni 2026.
UMKM Sepatu Bakti Solo merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang industri alas kaki yang menghadapi berbagai
risiko operasional pada aktivitas rantai pasoknya, meliputi ketidaktepatan
penjadwalan produksi, keterlambatan dan ketidaksesuaian kualitas bahan baku,
kesalahan dalam proses produksi, keterlambatan pengiriman, serta komplain
pelanggan akibat ketidaksesuaian produk. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi dan menganalisis risiko pada aktivitas rantai pasok, merancang
strategi mitigasi risiko yang tepat, serta mengukur efektivitas aksi mitigasi
terhadap peningkatan kinerja rantai pasok UMKM Sepatu Bakti Solo menggunakan
metode House of Risk (HOR). Data diperoleh melalui observasi langsung,
wawancara, dan kuesioner kepada tiga responden yang memiliki pemahaman mendalam
terhadap aktivitas rantai pasok perusahaan. Hasil identifikasi pada HOR fase 1
menunjukkan terdapat 19 risk event dan 17 risk agent pada aktivitas plan,
source, make, deliver, dan return. Berdasarkan
perhitungan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) dan analisis pareto, diperoleh
9 risk agent prioritas, dengan tiga tertinggi yaitu kualitas bahan baku dari
pemasok tidak stabil (R4) dengan ARP 1.050,874, kesalahan pengukuran yang tidak
tepat (R8) dengan ARP 624,488, dan kelalaian pekerja dalam menerapkan detail
spesifikasi ukuran pesanan (R17) dengan ARP 575,820. Melalui HOR fase 2,
dirumuskan 13 strategi mitigasi yang diprioritaskan berdasarkan nilai Effectiveness
to Difficulty Ratio (ETD), dengan prioritas utama menyediakan buffer
stock bahan baku untuk mengantisipasi variasi kualitas (PA2) sebesar
4.222,204, diikuti menjalin kerja sama dengan lebih dari satu pemasok/multiple
supplier (PA1) sebesar 3.166,653, dan memantau kinerja pemasok (PA6)
sebesar 2.945,160. Penerapan strategi mitigasi tersebut terbukti mampu
menurunkan tingkat occurrence dan severity pada risk agent
dominan, sehingga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas produksi dan
kinerja rantai pasok UMKM Sepatu Bakti Solo secara keseluruhan.