Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian memori kolektif daerah melalui pengelolaan koleksi konten lokal (local content) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi. Meskipun memiliki kekayaan informasi yang bernilai sejarah tinggi, seperti naskah Benteng Van Den Bosch dan situs purbakala Trinil, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan media penelusuran informasi yang praktis. Pemustaka sering kali mengalami kesulitan dalam menentukan relevansi isi buku tanpa harus membaca keseluruhan dokumen, sehingga diperlukan jembatan informasi berupa produk informasi sekunder. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi jenis koleksi lokal konten bertema daerah Ngawi, menyusun buku "Kumpulan Abstrak Koleksi Lokal Konten" secara sistematis, serta menganalisis kendala dan solusi dalam proses pembuatannya. Metode yang digunakan dalam penyusunan produk ini mencakup tiga alur utama, yaitu praproduksi (identifikasi masalah dan perencanaan), produksi (kurasi koleksi, ekstraksi ide pokok, dan desain), serta pasca-produksi (validasi oleh pustakawan ahli dan finalisasi). Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya produk informasi berupa buku kumpulan abstrak deskriptif digital (e-book) sebanyak 30 halaman yang mencakup 20 judul koleksi lokal terpilih. Produk ini dirancang menggunakan aplikasi Canva dengan tema visual "Naskah Kuno" yang menonjolkan estetika budaya lokal Ngawi untuk menarik minat baca generasi muda. Berdasarkan hasil validasi dan publikasi melalui kegiatan sosialisasi serta media sosial, produk ini terbukti efektif mempermudah proses temu kembali informasi (information retrieval) dan efisiensi waktu bagi pemustaka. Kendala yang dihadapi selama proses produksi meliputi keterbatasan waktu dan kesulitan akses format fisik dokumen, yang diatasi melalui penjadwalan kerja efisien serta diskusi internal untuk validasi konten. Tugas akhir ini menyimpulkan bahwa pembuatan kumpulan abstrak tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu bibliografi, tetapi juga sebagai strategi promosi dan preservasi informasi untuk memperkuat identitas budaya masyarakat Kabupaten Ngawi. Kata Kunci: Abstrak, Koleksi Lokal Konten, Perpustakaan Umum, Kabupaten Ngawi, Layanan Informasi.