Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik kepemimpinan transformasional
dalam mendorong transformasi digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi.
Analisis data menggunakan model Miles and
Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Analisis penelitian didasarkan pada teori kepemimpinan
transformasional Bernard M. Bass yang mencakup dimensi idealized influence, inspirational motivation, intellectual
stimulation, dan individualized
consideration. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa transformasi digital di Disdukcapil Kabupaten Wonogiri
dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu initiation, planning,
implementation, dan optimization. Pada tahap initiation,
Kepala Dinas menggagas transformasi digital dan mengomunikasikan arah perubahan
kepada pegawai. Pada tahap planning, Kepala Dinas menyusun strategi
transformasi melalui perancangan konsep pelayanan digital, pembentukan Tim
Migunani, penyusunan mekanisme implementasi, serta persiapan sumber daya
manusia. Pada tahap implementation, Kepala Dinas menerapkan pelayanan
administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi Telunjuk Sakti,
menegakkan disiplin pelayanan, serta mengarahkan peralihan dari pelayanan tatap
muka menuju pelayanan berbasis digital. Pada tahap optimization, Kepala
Dinas melakukan monitoring, evaluasi, pembinaan, dan pengembangan inovasi untuk
penyempurnaan pelayanan digital. Praktik kepemimpinan transformasional tersebut
tercermin dalam dimensi idealized influence, inspirational motivation,
intellectual stimulation, dan individualized consideration, yang
berperan dalam mendorong keberhasilan transformasi digital di Disdukcapil
Kabupaten Wonogiri.