Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain exploratory sequential (kualitatif → KUANTITATIF). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP di Kabupaten Karanganyar. Pengembangan dilaksanakan melalui tiga fase: fase kualitatif berupa studi pendahuluan, analisis kebutuhan, wawancara guru, studi dokumentasi, dan kajian bibliometrik terhadap 50 artikel; fase pengembangan berupa perancangan dan validasi SaltDense Project Sheet berbasis Google Sheets dan Google Sites menggunakan formula Gregory serta expert judgement; serta fase kuantitatif menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan instrumen berpikir kritis berdasarkan indikator Ennis yang dianalisis menggunakan N-Gain dan model Rasch. SaltDense project sheet dinyatakan memiliki validitas tinggi berdasarkan formula Gregory, dengan kelayakan uji coba terbatas 83,3%; instrumen soal terpilih 5 butir dengan Cronbach Alpha 0,85, person reliability 0,84, dan item reliability 0,88. Pembelajaran menggunakan SaltDense project sheet meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan N-Gain rata-rata 0,53 (kategori sedang); analisis stacking and racking model Rasch menunjukkan pergeseran nilai logit dari negatif ke positif pada siswa berkemampuan awal rendah, yang mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan yang bermakna. Empat dari lima indikator Ennis meningkat, yaitu Strategy and Tactics (posttest 95%), Inference (posttest 90%), Advanced Clarification (posttest 78,75%), dan Basic Support (posttest 78,75%). Respons siswa terhadap media mencapai 78,9% (cukup valid, layak dengan revisi minor) dan respons guru 85,5% (sangat valid, layak tanpa revisi). SaltDense project sheet berbasis PjBLSTEM-ESD terbukti valid, praktis, dan efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP pada materi sistem peredaran darah dalam konteks isu hipertensi remaja. Pengembangan lanjutan perlu memperhatikan penyempurnaan antarmuka digital dan kesiapan infrastruktur teknologi sekolah, serta penambahan butir soal per indikator berpikir kritis untuk pengukuran yang lebih komprehensif.