Permasalahan limbah botol plastik, khususnya berbahan Polyethylene
Terephthalate (PET), memerlukan solusi pengolahan yang efektif pada skala kecil
hingga menengah. Salah satu tahapan penting dalam proses daur ulang adalah
pengecilan ukuran material menggunakan mesin pencacah. Namun, mesin yang
tersedia umumnya membutuhkan daya tinggi dan tidak sesuai untuk penggunaan
skala kecil, sehingga diperlukan alternatif sistem mekanis yang lebih sederhana
dan efisien.
Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan poros dan sistem transmisi
sprocket pada mesin pencacah botol plastik berpenggerak pedal sepeda. Analisis
difokuskan pada penentuan gaya kayuh, torsi transmisi, momen resultan pada
poros, serta tegangan yang terjadi pada komponen kritis. Selain itu, dilakukan
evaluasi faktor keamanan dan kesesuaian kondisi kerja terhadap kemampuan
material yang digunakan.
Metode yang digunakan meliputi perhitungan analitik berdasarkan teori elemen
mesin, dengan mempertimbangkan pembebanan kombinasi pada poros serta
karakteristik transmisi rantai–sprocket. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai
torsi, momen maksimum, dan tegangan kerja masih berada dalam batas aman
material, dengan faktor keamanan yang memenuhi kriteria desain. Sistem
transmisi juga mampu meneruskan daya secara stabil sesuai kebutuhan
operasional.
Purwarupa yang direalisasikan menunjukkan bahwa sistem mampu mengonversi
energi kayuhan menjadi gerak putar secara fungsional. Dengan demikian, desain
yang dihasilkan telah memenuhi tujuan perancangan secara analitik dan
fungsional, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut menuju
aplikasi operasional.