Tugas akhir ini
difokuskan pada analisis kekuatan dan distribusi tegangan pada sistem transmisi
mesin shredder, dengan penekanan utama pada komponen poros sebagai
elemen kritis. Sistem transmisi memiliki peran penting dalam menyalurkan daya
dan torsi dari motor penggerak menuju mekanisme pencacah. Oleh karena itu,
keandalan sistem ini sangat menentukan kinerja keseluruhan mesin. Komponen
seperti poros bekerja di bawah kombinasi beban lentur dan puntir yang bersifat
fluktuatif, sehingga diperlukan analisis mekanis yang tepat untuk memastikan
desain mampu menahan beban tanpa mengalami kegagalan.Pendekatan
analisis dilakukan melalui dua tahap, yaitu perhitungan analitik dan simulasi
numerik. Perhitungan dasar meliputi estimasi beban kerja, torsi transmisi,
momen lentur, serta penentuan tegangan lentur dan tegangan geser pada poros.
Parameter-parameter tersebut kemudian digunakan untuk menghitung tegangan
ekuivalen menggunakan kriteria von Mises sebagai dasar evaluasi keamanan
material. Selanjutnya, dilakukan simulasi menggunakan metode Finite Element
Analysis (FEA) untuk memperoleh distribusi tegangan dan deformasi secara
lebih detail, khususnya pada area yang berpotensi mengalami konsentrasi
tegangan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa desain poros
transmisi mampu menahan beban kerja dengan tegangan maksimum yang masih berada
di bawah batas kekuatan material, sehingga memenuhi kriteria keamanan.
Distribusi tegangan yang dihasilkan juga menunjukkan pola yang sesuai dengan
karakteristik pembebanan, dengan konsentrasi tegangan terjadi pada area
perubahan geometri, namun masih dalam batas yang dapat diterima. Selain itu,
deformasi yang terjadi relatif kecil dan tidak mempengaruhi kinerja sistem
secara signifikan.Dengan demikian, rancangan sistem transmisi yang dihasilkan
dinilai telah memenuhi aspek kekuatan, keandalan, dan kelayakan operasional.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan mesin shredder
plastik, baik untuk skala kecil maupun industri, serta menunjukkan penerapan
prinsip rekayasa teknik mesin secara sistematis dalam menjawab permasalahan
pengolahan limbah plastik.