Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM) berperan penting dalam pertumbuhan perekonmian Indonesia. Namun
disisi lain, masih banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan sistem pencatatan
keuangan usaha sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan
Menengah (SAK EMKM) yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis sistem pencatatan keuangan yang diterapkan di CV. Intun Permata
Product Solo serta menyusun rekomendasi template pencatatan pencatatan keuangan
sederhana yang dapa diterapkan secara mandiri oleh pihak CV. Intun Permata Product
Solo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dengan wawanara, observasi, dan
dokumentasi. Periode penelitian ini berlangsung dari bulan Februari 2025 sampai
dengan April 2025. Berdasarkan hasil penelitian, CV. Intun Permata Product Solo
memiliki kendala selama proses pencatatan laporan keuangan usaha, diantaranya
setiap transaksi belum dicatat secara real time, dan belum terstruktur menurut jenis
transaksinya, serta format pencatatan belum mengacu pada standar yang berlaku.
Sebagai tindaklanjut dari permasalahan tersebut, penulis menyusun laporan
keuangan yang disesuaikan dengan SAK EMKM yang terdiri atas jurnal umum, buku
besar, neraca saldo, laporan laba rugi, serta laporan posisi keuangan yang
mengacu pada transaksi nyata yang terjadi di CV. Intun Permata Product Solo
selama periode Februari 2025 sampai April 2025. Namun dikarenakan pihak CV.
Intun Permata Product Solo memiliki keterbatasan pengetahuan terkait akuntansi
maka solusi dari permasalahan tersebut sekaligus luaran dari penelitian ini,
penulis menyusun template pencatatan keuangan yang lebih sederhana. Melalui
penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi khususnya bagi CV. Intun
Permata Product Solo dalam meningkatkan kualitas pencatatan keuangan usaha.