Program Corporate Social Responsibility PT. Sarihusada Generasi Mahardika melalui pendekatan regenerative agriculture merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang bertujuan memberdayakan petani melalui penerapan ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan di Desa Kemudo dan Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten yang bekerja sama dengan Yayasan Gita Pertiwi sebagai mitra pendamping. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi petani sebagai penerima manffaat. Persepsi petani dibentuk oleh faktor internal maupun eksternal, serta kepercayaan petani terhadap program yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani terhadap implementasi program Corporate Social Responsibility di Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani yaitu faktor internal (Pendidikan nonformal, pendapatan, dan pengalaman) faktor eksternal (lingkungan sosial dan peran penyuluh), serta menganalisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap persepsi petani dengan kepercayaan program sebagai variabel mediasi. Metode dasar penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif. Lokasi penelitian di Desa Kemudo dan Desa Sanggrahan Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten. Sampel ditentukan dengan teknik sensus sebanyak 60 responden. Metode analisis data dibagi menjadi uji instrumen (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji hesteroskedastisitas), transformasi data ordinal ke interval (MSI), analisis data path analysis dan uji sobel untuk menguji pengaruh mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi petani terhadap program corporate social responsibility di Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten dalam kategori baik dilihat dari indikator penerimaan dan penilaian. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi meliputi faktor internal yaitu pendidikan non formal, pendapatan usahatani, dan pengalaman usahatani. Faktor eksternal meliputi lingkungan sosial dan peran penyuluh pertanian. (3) Hasil uji path analysis menunjukkan bahwa faktor internal berpengaruh signifikan secara langsung terhadap persepsi petani terhadap program corporate social responsibility sedangkan faktor eksternal tidak berpengaruh signifikan secara lansgung terhadap persepsi petani terhadap program corporate social responsibility. Kepercayaan sebagai variabel mediasi mampu memediasi pengaruh faktor pembentuk internal dan faktor eksternal terhadap persepsi petani terhadap program corporate social responsibility.