ABSTRAK Faqih Nugroho. B0121034. 2025. Konflik Batin Tokoh
Karna Dalam Naskah Wayang Kulit Garap Padat Lakon Kembang Kurusetra Karya Ki
Cahyo Kuntadi (Kajian Psikologi Sastra).
Skripsi: Program Studi Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas
Maret Surakarta. Penelitian
ini membahas tiga permasalahan, yaitu: (1) bagaimanakah keterkaitan antarunsur
struktural dari naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra
karya Ki Cahyo Kuntadi?; (2) bagaimanakah hierarki kebutuhan tokoh Karna dalam
naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo
Kuntadi?; (3) bagaimanakah konflik batin tokoh Karna dalam naskah wayang kulit
garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo Kuntadi?Tujuan
penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan keterkaitan antarunsur struktural
dari naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki
Cahyo Kuntadi dengan menggunakan teori struktur drama RMA. Harymawan yang
meliputi tema, tokoh, alur yang terdapat dalam naskah; (2) mendeskripsikan hierarki
kebutuhan tokoh Karna dalam naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang
Kurusetra karya Ki Cahyo Kuntadi menggunakan teori kebutuhan Abraham Maslow;
(3) mendeskripsikan konflik batin tokoh Karna dalam naskah wayang kulit garap
padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo Kuntadi.Bentuk
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian sastra yang
bersifat kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah wayang
kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo Kuntadi. Data
dalam penelitian ini berupa teks dialog dan petunjuk laku dalam naskah wayang
kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo Kuntadi. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik analisis isi (content analysis).
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis struktur drama
dengan teori RMA. Harymawan dan analisis psikologi sastra dengan teori Abraham
Maslow.
Hasil
dari penelitian ini adalah: (1) adanya keterkaitan antarunsur struktural dari
naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo
Kuntadi dengan menggunakan teori struktur drama RMA. Harymawan yang meliputi
tema, tokoh, alur yang terdapat dalam naskah; (2) ditemukan hierarki kebutuhan
tokoh Karna berupa kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan
untuk dihargai, kebutuhan kasih sayang dan kebersamaan, dan aktualisasi diri dalam
naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang Kurusetra karya Ki Cahyo
Kuntadi menggunakan teori kebutuhan Abraham Maslow; (3) adanya konflik batin
tokoh Karna dengan tokoh lain dalam naskah wayang kulit garap padat lakon Kembang
Kurusetra karya Ki Cahyo Kuntadi.