Penelitian ini bertujuan (1) Memberikan penjelassan mengenai media pembelajaran
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf, (2)
Mengidentifikasi kendala, dan (3) Mengidentifikasi upaya yang dilakukan oleh
guru untuk mengatasi permasalahan Penelitian ini menggunakan penelitian
tindakan kelas (Classroom action research). Penelitian ini berlangsung
selama 2 siklus, setiap siklus terdapat 3 pertemuan dan pertemuan ketiga
terdapat tes unjuk kerja yang dilakukan untuk mengukur perkembangan kemampuan
mengenal huruf anak. Subjek penelitian adalah kelompok A usia 4-5 tahun TK
Pertiwi Ngaru Aru tahun ajaran 2026/2027 yang berjumlah 23 anak terdiri dari 15
anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Sumber data penelitian ini adalah guru dan
anak serta dilakukan pengamatan observasi, wawancara, dan dokumentasi pada kegiatan
pembelajaran anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan tes,
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik uji validitas dengan triangulasi
sumber dan triangulasi Teknik. Teknik analisis data yang digunakan dengan
Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dengan model Milles dan
Huberman, analisis kuantitatif menggunakan analisis statistik deskriptif dengan
mencari persentase keberhasilan belajar pada anak sedangkan analisis data
kualitatif berupa informasi berbentuk narasi yang memberikan gambaran tentang
pemahaman, sikap, dan aktivitas anak. Analisis data kualitatif melibatkan
pengumpulan data deskriptif, reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan
hasil. Tahap prosedur pada penelitian ini dimulai dari tahap perencanaan,
Tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penggunaan media balok huruf berhasil meningkatkan kemampuan mengenal huruf
anak usia 4–5 tahun hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Kendala yang dihadapi selama pembelajaran adalah rendahnya konsentrasi anak
sehingga kurang fokus dalam mengikuti kegiatan. Kemampuan mengenal huruf pada kemampuan
mengenal huruf pada item penilaian mengenal huruf vokal melalui kegiatan
menyebutkan huruf vokal meningkat dari pratindakan sebesar 30%, siklus I
sebesar 83%, siklus II sebesar 96%. Selanjutnya indikator mengenal huruf vokal
melalui kegiatan menunjukkan balok huruf vokal sesuai bunyi yang didengar
meningkat dari pratindakan sebesar 22%, siklus I sebesar 74%, siklus II sebesar
91%. Item mengenal huruf konsonan melalui kegiatan menyebutkan huruf konsonan
meningkat dari pratindakan sebesar 22%, siklus I sebesar 74%, dan siklus II sebesar
96%. Terakhir item mengenal huruf konsonan melalui kegiatan menunjukkan balok
huruf konsonan sesuai bunyi yang didengar meningkat dari pratindakan sebesar
17%, siklus I sebesar 65%, dan siklus II sebesar 91%. Berdasarkan uraian diatas
dapat disimpulkan media balok huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf
anak.