Akar bajakah merupakan tanaman dari Famili fabaceae yang memiliki kandungan flavonoid dan bersifat antioksidan. Akar bajakah dimanfaatkan masyarakat Kalimantan dengan cara direbus namun memiliki rasa yang kurang diminati. Akar bajakah diformulasikan ke dalam granul effervescent karena memiliki keunggulan yakni rasa yang menyenangkan dan praktis. Pemilihan bahan pengisi sangat penting karena memengaruhi sifat fisik granul dan kecepatan pelepasan zat aktif. Pembuatan granul Effervescent dengan co-processed excipient dapat meningkatkan sifat alir dan kompresibilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi manitol dan co-processed excipient (laktosa-amilum manihot) terhadap evaluasi granul dan pelepasan flavonoid total granul effervescent infusa akar bajakah. Penelitian ini menggunakan ekperimental laboratorium. Akar bajakah diekstrak dengan metode infudasi menggunakan akuades pada perbandingan 1:20 dan 1:10, dikeringkan dengan freeze dryer. Penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofometri UV- Vis. Pembuatan co-processed excipient (laktosa-amilum manihot) pada perbandingan 64,32% : 35,68?n dilakukan karakterisasi Scanning Electron Microscopy (SEM). Pembuatan granul effervescent dilakukan dengan mencampurkan bahan pada formula dengan variasi co-processed excipient dan manitol 1:3; 2:2; dan 3:1. Evaluasi granul meliputi uji organoleptik, kecepatan alir, sudut diam, kandungan lembab, waktu larut, pH, dan pelepasan flavonoid total (disolusi) kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA apabila data terdistribusi normal dan uji Krusk wallis apabila data tidak terdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa variasi manitol dan coprocessed excipient (laktosa-amilum manihot) berpengaruh signifikan terhadap kecepatan alir, sudut diam, kandungan lembab, dan waktu larut namun tidak berpengaruh signifikan terhadap organoleptik dan pH granul effervescent infusa akar bajakah serta memenuhi persyaratan pelepasan bahan aktif yakni >80% menurut Farmakope Indonesia Edisi VI. Semakin tinggi proporsi manitol menyebabkan meningkatnya nilai kandungan lembab dan sudut diam.