EVALUASI PERESEPAN ANTI TUBERKULOSIS PASIEN RAWAT JALAN DI RSUP SURAKARTA TAHUN 2023 ISTY YUNI SETYANINGSIH Program Studi D3 Farmasi, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret INTISARI Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia. Indonesia menyumbang 8,5?ri 10 juta kasus Tuberkulosis di dunia, dengan angka kejadian Tuberkulosis sebesar 850.000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan obat anti tuberkulosis paru di Rawat Jalan di RSUP Surakarta tahun 2023 serta membandingkan tingkat ketepatan indikasi, ketepatan dosis, dan ketepatan pasien penggunaan obat anti tuberkulosis paru berdasarkan Standar Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2016. Penelitian ini termasuk jenis penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif yang dilakukan secara retrospektif dengan melihat data sekunder berupa rekam medis. Teknik pengumpulan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dihitung dengan menggunakan rumus Slovin, dari 181 populasi yang ada didapatkan sebanyak 125 sampel. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Office Excel 2019. Analisa data meliputi ketepatan penggunaan obat anti tuberkulosis serta ketepatan dosis penggunaan obat anti tuberkulosis sesuai dengan usia dan keadaan pasien, kemudian dibandingkan dengan Standar Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2016. Dari data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan membandingkan data sesuai dengan Standar Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2016, dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang menyatakan bahwa peresepan obat anti tuberkulosis di rawat jalan RSUP Surakarta tahun 2023 menunjukkan hasil persentase ketepatan indikasi berdasarkan diagnosis sebesar 100%, ketepatan dosis pasien sebesar 98,4%, dan ketepatan pasien sebesar 100%. Hal tersebut menunjukkan bahwa peresepan obat anti tuberkulosis di rawat jalan RSUP Surakarta tahun 2023 telah sesuai dengan Standar Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2016.