Sacha inchi (Plukenetia volubilis. L) merupakan tanaman
introduksi yang saat ini dibudidayakan di Desa Banyurip Kecamatan Jenar
Kabupaten Sragen. Tanaman ini ditanam pada berbagai pola tanam yaitu monokultur
(K), agroforestri jati-sacha inchi dengan jarak tegakan 8×3m (F1), agroforestri
jati-sacha inchi dengan jarak tegakan 3×3m (F2). Perbedaan pola tanam tersebut
menyebabkan adanya perbedaan intensitas cahaya yang diterima oleh sacha inchi.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya matahari
terhadap morfo-anatomi dan produktivitas tanaman sacha inchi. Pengukuran intensitas
cahaya menunjukkan 71,3% pada pola tanam K, 25,3% pada pola tanam F1, dan 3,4%
pada pola tanam F2. Luas daun pada pola tanam K sebesar 10,7cm2,
pola tanam F1 sebesar 11,2cm2, dan pola tanam F2 sebesar 24,5cm. Panjang
sulur dan internodus secara berturut-urut menghasilkan nilai 29,1cm dan 3cm;
39,7cm dan 4cm; 53,7cm dan 9cm (K-F1-F2). Klorofil total yang diukur dengan
spektrofotometer memiliki nilai tertinggi pada pola tanam F2 sebesaar 1,01
mg/g, 0,92 mg/g pada pola tanam F1, dan kadar terendah 0,58 pada pola tanam K.
pengukuran klorofil non desktruktif dengan klorofil SPAD sebesar 40,55 SPAD
pada pola tanam K, pola tanam F2 sebesar 30,6 SPAD, dan 28,26 pada pola tanam
K. Jumlah stomata terbuka sebanyak 21 pada pola tanam K, F1, dan sebanyak 12
pada pola tanam F2. Kerapatan stomata tertinggi sebesar 457/mm2 pada
pola tanam K, 389/mm2 pada pola tanam F1, dan 269/mm2
pada pola tanam F2. Pengukuran panjang stomata pada pola tanam K, F1, dan F2
berturut turut adalah 23; 23,9; 23,8 µm, sedangkan lebar stomata adalah 16,5;
16,1; 15,1 µm. Hasil wawancara produktivitas sacha inchi per tahun pada pola
tanam K, F1, dan, F2 berturut-turut adalah 300; 250; 240 kg/ha.