Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis ketersediaan ruang terbuka hijau publik Kota Tegal Tahun 2023 (2) Menganalisis kebutuhan ruang terbuka hijau publik berdasakan kebutuhan oksigen Kota Tegal Tahun 2023 (3) Menganalisis kesesuaian antara ketersediaan ruang terbuka hijau publik dengan kebutuhan oksigen Kota Tegal Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara interpretasi citra, observasi lapangan, dan dokumentasi. Interpretasi digunakan untuk mengetahui ketersediaan RTH Publik. Observasi lapangan digunakan untuk validasi data interpretasi citra dengan yang ada dilapangan terkait RTH Publik. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data sekunder pada instansi terkait. 1) Hasil dari penelitian ini ketersediaan RTH Publik di Kota Tegal Tahun 2023 seluas 385,94 Ha yang tesebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tegal Barat, Kecamatan Tegal Timur, Kecamatan Tegal Selatan, dan Kecamatan Margadana. Tingkat ketercukupan RTH Publik di Kota Tegal hanya 10?ri luas wilayah Kota Tegal. 2) Kebutuhan oksigen berdasarkan konsumen di Kota Tegal adalah sebesar 763.030,42 kg/hari. 3) Ketersediaan RTH Publik berdasarkan kebutuhan oksigen di Kota Tegal menurut metode Gerarkis adalah seluas 753,61 Ha. Hal tersebut menunjukan adanya ketidaksesuaian antara ketersediaan RTH Publik tersedia dengan RTH Publik berdasarkan kebutuhan oksigen. Kota Tegal membutuhkan 367,37 Ha RTH untuk memenuhi kebutuhan oksigen wilayah. (4) Terdapat empat arahan pengembangan RTH Publik pada masing-masing kecamatan di Kota Tegal yaitu mempertahankan RTH Publik yang ada, menambah vegetasi yang cocok di tanam pada RTH Publik yang sudah ada, menambah RTH Publik, memanfaatkan lahan yang minim dengan RTH vertikal.