Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan dan menjelaskan jenis
tradisi lisan di Pasar Bahulak Sragen, (2) Mendeskripsikan dan menjelaskan nilai
kearifan lokal yang termuat di Pasar Bahulak Sragen, serta (3) Mendeskripsikan dan
menjelaskan pemanfaatan tradisi lisan dan nilai kearifan lokal di Pasar Bahulak Sragen
sebagai bahan ajar berbasis komik digital pada pembelajaran teks cerpen di SMK.
Peneliti ini berkenaan dengan analisis tradisi lisan dan nilai kearifan lokal di Pasar
bahulak dilanjutkan dengan penyusunan bahan ajar berbasis komik digital dengan
muatan nilai kearifan lokal tersebut. Penelitian ini menerapkan metode penelitian
deskriptif kualitatif. Dilanjutkan penyusunan komik digital untuk pembelajaran teks
cerpen di SMK menerapkan metode penelitian kualitatif yang berfokus pada analisis
kebutuhan guru bahasa Indonesia dan peserta didik guna merancang komik digital
sebagai bahan ajar. Terakhir, penerapan metode kuantitatif guna menganalisis
kelayakan bahan ajar komik digital. Teknik analisis data dalam penelitian tentang
tradisi lisan dan nilai kearifan lokal menerapkan model Miles & Huberman. Penelitian
tentang penyusunan bahan ajar berbasis komik digital menerapkan dua teknik analisis
data, yakni pada analisis kebutuhan dan penciptaan komik digital. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Bahulak memuat
tiga jenis tradisi lisan, yakni tradisi lisan verbal, tradisi lisan sebagian verbal, serta
tradisi lisan nonverbal, (2) Hasil penelitian menunjukkan Pasar Bahulak memuat lima
nilai kearifan lokal, yakni nilai religius, nilai toleransi, nilai gotong royong, nilai cinta
damai, serta nilai peduli lingkungan, (3) Tradisi lisan dan nilai kearifan lokal di Pasar
Bahulak Sragen dapat dimanfaatkan dan layak digunakan sebagai bahan ajar berbasis
komik digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI di SMK pada materi
cerpen.