Pariwisata memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat dan
ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Karanganyar yang memiliki berbagai
destinasi wisata unggulan. Untuk menarik lebih banyak wisatawan, pemasaran
yang efektif sangat penting, terutama melalui media sosial yang kini menjadi
sarana promosi utama.. CakraLawu Jeep Adventure, yang beroperasi di bidang
jasa transportasi wisata di Ngargoyoso, Karanganyar, menghadapi tantangan
dalam persaingan dengan organisasi lain yang menawarkan paket wisata serupa.
Oleh karena itu, strategi pemasaran melalui media sosial menjadi fokus utama
untuk memperluas jangkauan promosi dan menarik lebih banyak wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan
pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak CakraLawu Jeep Adventure
serta observasi secara langsung. Data yang dikumpulkan kemudian diuraikan
secara rinci untuk memberikan gambaran tentang strategi pemasaran yang
diterapkan dan kendala yang dihadapi dalam proses tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui media
sosial yang dilakukan oleh CakraLawu Jeep Adventure melibatkan penggunaan
platform media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan Youtube. Konten yang
menarik dan interaktif menjadi kunci dalam menarik minat wisatawan. Dalam
melakukan promosi melalui media sosial terdapat kendala yang dihadapi meliputi
kurangnya pemahaman teknis dalam penggunaan media sosial, keterbatasan
sumber daya manusia, serta persaingan dengan kompetitor yang juga
menggunakan media sosial untuk melakukan promosi.Pemasaran melalui media sosial terbukti efektif dalam menjangkau
audiens yang lebih luas, namun keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada
kemampuan sumber daya manusia yang mengelola media sosial tersebut.
Diperlukan peningkatan keterampilan dan pemahaman tentang pemasaran digital
untuk memaksimalkan potensi promosi dan memenangkan persaingan di industri
pariwisata.