Latar Belakang: Prosedur inspeksi yang diterapkan di PT Investasi Hijau Selaras
belum mencakup aspek penting seperti pemahaman jobdesk, keterampilan pekerja,
dan kelengkapan penggunaan alat pelindung diri (APD). Ketidakhadiran aspek-aspek ini dalam prosedur inspeksi menyebabkan potensi rendahnya kinerja
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan pekerja. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis efektivitas modifikasi prosedur inspeksi yang
dimodifikasi dalam bentuk Gemba Walk untuk meningkatkan kinerja K3 pekerja.Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan
pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan eksperimen. Sampel penelitian
terdiri dari 56 responden yang dipilih dari populasi 70 pekerja menggunakan teknik
purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Responden kemudian
dibagi menjadi dua kelompok dengan masing-masing kelompok 28 orang.
Intervensi pada kelompok eksperimen dilakukan selama tiga hari dan mencakup
aspek pemahaman jobdesk, keterampilan pekerja, serta kelengkapan penggunaan
alat pelindung diri (APD).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol tidak mengalami
perubahan yang signifikan dalam kinerja K3 pre-test dan post-test, sementara
kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan. Uji Wilcoxon
menghasilkan nilai signifikansi <0>Mann-Whitney
menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan
kelompok kontrol dalam kinerja K3. Pembahasan hasil menunjukkan bahwa
metode Gemba Walk efektif untuk meningkatkan kesadaran pekerja dan
keterlibatan mereka dalam keselamatan dan kesehatan kerja.Simpulan: Modifikasi prosedur inspeksi dengan pendekatan Gemba Walk telah
terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja K3 pada pekerja dan
direkomendasikan untuk diterapkan di perusahaan.