Acara pelatihan merupakan salah satu alat strategis bagi organisasi untuk
membangun brand awareness di kalangan komunitas target seperti Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM). Keberhasilan acara ini tidak hanya bergantung
pada materi, tetapi juga pada strategi pemasaran yang terintegrasi di dalamnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi peningkatan
brand awareness yang diterapkan oleh INAmikro melalui acara pelatihannya, serta
untuk mengetahui proses perancangan dan pelaksanaan acara tersebut secara
efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan narasumber
internal dari pihak INAmikro yang terlibat langsung dalam perencanaan dan
pelaksanaan acara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi brand awareness
INAmikro bersifat holistik, menargetkan seluruh tingkatan kesadaran merek. Brand
recall dan top of mind dibangun melalui kemitraan strategis dan interaksi
berkelanjutan seperti coaching clinic, sementara brand recognition diperkuat
melalui repetisi identitas visual secara masif dan penciptaan kesan pertama yang
humanis. Proses pelaksanaannya pun adaptif, mulai dari analisis kebutuhan berbasis
riset dan tren, pemilihan pembicara yang fleksibel, implementasi acara yang
informal dan interaktif, hingga evaluasi efektivitas yang berorientasi pada tindakan
atau konversi peserta. Keseluruhan temuan ini menunjukkan bahwa acara pelatihan
INAmikro berfungsi sebagai instrumen pemasaran strategis yang dirancang secara
sistematis untuk membangun hubungan dan kesadaran merek jangka panjang
dengan UMKM.