UMKM merupakan salah satu aktor penting dalam mendukung perekonomian digital berbasis komunitas. Penelitian ini dilakukan pada unit usaha Fun Mushroom, Wonogiri, Jawa Tengah, dengan mengidentifikasi dua fokus permasalahan utama yang dirumuskan, yaitu: (1) Belum optimalnya strategi pemasaran digital melalui media sosial untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen; (2) Kurangnya pemanfaatan integrasi antara media promosi dan media transaksi digital secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: (1) Strategi pemasaran digital yang digunakan oleh Fun Mushroom melalui platform Instagram dan WhatsApp Business untuk mengoptimalkan transaksi pelanggan; (2) Efektivitas pemanfaatan konten digital serta media sosial dalam mendorong keputusan pembelian konsumen. Desain program/proyek yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan analisis konten digital, serta menggunakan data primer dan sekunder. Metode penyelesaian masalah yang digunakan, yaitu: (1) Strategi promosi produk Fun Mushroom melalui platform Instagram menggunakan konten edukatif, visual, dan promosi interaktif; (2) Strategi transaksi dan komunikasi personal melalui WhatsApp Business untuk mendukung kemudahan akses konsumen; dan (3) Integrasi antara kedua platform digital dalam membentuk alur pemasaran dari promosi hingga konversi penjualan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: (1) Instagram menjadi media promosi visual utama dengan konten edukatif, testimoni, dan visualisasi proses produksi; (2) WhatsApp Business digunakan sebagai media transaksi dengan fitur katalog produk, pesan otomatis, dan interaksi langsung dengan konsumen; (3) Integrasi keduanya mendukung proses pemasaran digital yang efisien dan efektif, serta memperkuat consumer decision journey dari awareness hingga action. Strategi ini menunjukkan peningkatan interaksi konsumen, permintaan produk, dan kemudahan transaksi yang berdampak pada keputusan pembelian. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemasaran digital melalui media sosial mampu meningkatkan brand awareness, kredibilitas, dan keputusan pembelian konsumen secara signifikan. Selain itu, integrasi konten digital dan media komunikasi dua arah dapat menjadi model strategi promosi dan transaksi yang layak direplikasi oleh pelaku usaha lainnya. Peneliti merekomendasikan agar pengelola Fun Mushroom terus melakukan evaluasi dan inovasi konten digital serta mengembangkan strategi pemasaran berbasis e-commerce sebagai bentuk keberlanjutan program. Peneliti selanjutnya selanjutnya dapat difokuskan pada pemanfaatan teknologi pemasaran digital lanjutan seperti TikTok Marketing, marketplace, atau penguatan digital storytelling untuk branding usaha