Karenhapuch Ruth Agnes Silalahi, G0022114, 2025. Hubungan Antara Durasi dan Kualitas Tidur dengan Kejadian Obesitas pada Remaja. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang : Obesitas menjadi permasalahan yang serius bagi semua kalangan usia khususnya kalangan remaja. Obesitas pada remaja akan menimbulkan banyak permasalahan penyakit yang dapat mengganggu berbagai aspek kesehatan. Peningkatan kejadian obesitas pada remaja salah satunya dikaitkan dengan durasi dan kualitas tidur individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi dan kualitas tidur dengan kejadian obesitas pada remaja. Metode : Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian didapatkan sebanyak 108 siswa yang merupakan siswa kelas VII, VIII, dan IX yang berusia 12–16 tahun di SMP Katolik Pangudi Luhur (Bintang Laut) Surakarta. Penilaian obesitas diukur dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk mendapatkan IMT (Indeks Massa Tubuh) yang dikelompokkan dalam status gizi sesuai klasifikasi CDC growth charts. Penilaian durasi dan kulitas tidur didapatkan dari tabel kecukupan durasi tidur National Sleep Foundation dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) versi bahasa Indonesia. Data kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil : Sebanyak 97 siswa yang termasuk dalam kriteria inklusi penelitian. Jumlah siswa obesitas sebanyak 16 orang (16,5%) dan tidak obesitas sebanyak 81 orang (83,5%). Uji Chi-Square menunjukkan durasi tidur (p=0,603) dan kualitas tidur (p=0,332) memiliki hubungan tidak signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja, tetapi jenis kelamin (p<0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian obesitas pada remaja. Simpulan : Tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara durasi dan kualitas tidur dengan kejadian obesitas pada remaja.