Penulis Utama : Meisyari Luthfia
NIM / NIP : I0620054

Stasiun Kutoarjo merupakan simpul transportasi strategis di Kabupaten Purworejo yang berpotensi dikembangkan sebagai kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD). Namun, kualitas aksesibilitas pejalan kaki menuju pusat-pusat aktivitas di sekitarnya masih menghadapi berbagai kendala, sehingga diperlukan evaluasi tingkat walkability untuk menilai kesiapan kawasan menuju pengembangan TOD. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat walkability di kawasan sekitar Stasiun Kutoarjo serta menganalisis kesiapan kawasan tersebut sebagai kawasan berorientasi transit berdasarkan hasil penilaian walkability. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, kuesioner, interpretasi citra satelit, serta data instansi, kemudian dianalisis menggunakan teknik skoring berdasarkan sembilan variabel walkability yang merupakan hasil sintesis dari berbagai referensi utama, yaitu Gota et al. (2009), TOD Standard 3.0 ITDP (2017), dan Pedoman Penentuan Indeks Kelayakan Berjalan di Kawasan Perkotaan (Kementerian PUPR, 2023). Selanjutnya, akses menuju berbagai pusat aktivitas dianalisis untuk memetakan variasi kualitas jalur pejalan kaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat walkability kawasan Stasiun Kutoarjo berada pada kategori “cukup baik” dengan skor rata-rata 64,56. Variabel dengan skor tinggi mencakup ketersediaan infrastruktur pejalan kaki dan keamanan, terutama pada segmen-segmen di sekitar stasiun dan terminal. Namun, skor rendah ditemukan pada variabel fasilitas pendukung, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, dan ketersediaan penyeberangan aman. Selain itu, kualitas walkability menuju pusat aktivitas masih belum merata karena minimnya trotoar, pencahayaan, dan fasilitas pendukung di beberapa segmen kawasan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kawasan Stasiun Kutoarjo siap secara spasial tetapi belum siap secara fungsional untuk dikembangkan sebagai TOD. Struktur jaringan jalan dan kedekatan spasial dengan pusat aktivitas telah mendukung konsep TOD, tetapi kualitas desain jalur pejalan kaki masih memerlukan peningkatan agar kawasan benar-benar layak jalan, aman, dan inklusif.

×
Penulis Utama : Meisyari Luthfia
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0620054
Tahun : 2025
Judul : Kesiapan Kawasan Stasiun Kutoarjo sebagai Kawasan Berorientasi Transit Berdasarkan Penilaian Walkability
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2025
Program Studi : S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : walkability, Transit-Oriented Development, pejalan kaki, Stasiun Kutoarjo
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Candraningratri Ekaputri Widodo, S.T., M.Eng., Ph.D.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.