Perkembangan kawasan perkotaan di
Indonesia menimbulkan berbagai permasalahan transportasi, seperti kemacetan dan
kepadatan lalu lintas akibat meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi yang
tidak diimbangi dengan penyediaan transportasi publik yang memadai. Kota Malang
merupakan salah satu kota yang mengalami kondisi tersebut karena tingginya
mobilitas masyarakat yang dipengaruhi oleh perkembangan sektor pendidikan,
ekonomi, dan pariwisata. Kawasan Stasiun Malang Kota Lama menjadi salah satu
simpul transportasi penting yang melayani perjalanan kereta api komuter dan
antarkota serta didukung oleh angkutan kota dan bus Antar Kota Antar Provinsi
(AKAP). Kawasan ini memiliki potensi untuk dikembangkan dengan konsep Transit-Oriented
Development (TOD), namun belum memiliki arahan pengembangan kawasan
berbasis TOD secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi
Kawasan Stasiun Malang Kota Lama sebagai kawasan TOD.Penelitian menggunakan pendekatan deduktif
dengan metode deskriptif kuantitatif pada kawasan seluas 158,55 Ha dalam radius
800 meter dari titik transit stasiun. Analisis dilakukan menggunakan teknik
skoring dengan skala ordinal 1–3 berdasarkan empat variabel utama, yaitu
penggunaan lahan campuran, kepadatan kawasan, pendukung mobilitas kawasan, dan
pelayanan transportasi multimoda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan
Stasiun Malang Kota Lama memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan sebagai
kawasan TOD. Potensi tersebut ditunjukkan oleh keberagaman penggunaan lahan,
dominasi aktivitas perdagangan dan jasa, tingginya intensitas pemanfaatan
ruang, layanan transportasi yang cukup tinggi, serta keberadaan fasilitas umum
yang beragam. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang belum optimal, seperti
rendahnya pembangunan vertikal, keterbatasan jalur sepeda, infrastruktur
pejalan kaki yang belum memadai, serta integrasi antarmoda transportasi yang
belum optimal. Berdasarkan hasil tersebut, kawasan dinilai telah memenuhi
sebagian besar prinsip TOD sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan
berbasis transit.