Penulis Utama : Theo Krista Omega
NIM / NIP : H0819108

Sektor industri merupakan salah satu penyumbang perekonomian Indonesia. Agroindustri dapat diartikan sebagai aktivitas yang dapat menghasilkan dengan memanfaatkan sektor hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan alat serta jasa yang dibutuhkan manusia. Tempe adalah salah satu makanan yang terbuat dari kedelai yang sudah dikenal banyak masyarakat Indonesia. Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Jawa Tengah yang memiliki banyak industri di bidang produksi hasil pertanian seperti industri pengolahan tempe. Adanya banyak permintaan dan kandungan tempe yang beragam  untuk memenuhi gizi manusia, membuat industri tempe harus selalu siap untuk memenuhi kebutuhan sehingga perlu dikembangkan agar produk tempe dapat terus memenuhi kebutuhan manusia dan gizinya. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan usaha industri tempe untuk meningkatkan kontribusi industri berskala kecil  terhadap perekonomian lokal dan nasional. Metode dasar penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja di Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Metode penentuan key informan secara purposive dengan key informan sebanyak 20 key informan dengan rincian 17 pengusaha tempe Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta dan dinas terkait sebanyak 3 orang. Perolehan data dilakukan dengan wawancara, kuesioner, observasi, dan pencatatan. Analisis data dengan mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Merumuskan alternatif strategi dengan Matriks SWOT dan penentuan prioritas strategi menggunakan ANP (Analytical Network Process). Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama yaitu kualitas produksi tempe dan kelemahan utamanya yaitu pengelolaan manajemen yang kurang baik. Adapun peluang utamanya adalah permintaan tempe yang tinggi dan ancaman utama yaitu harga bahan baku dan pengemas fluktuatif. Hasil tersebut kemudian dianalisis dengan matriks IE dan matriks SWOT dan diperoleh 4 alternatif strategi yang sesuai dengan posisi industri tempe Kecamatan Laweyan Kota Surakarta  yaitu sel 5 menjaga dan mempertahankan. Berdasarkan 4 alternatif strategi tersebut kemudian dianalisis menggunakan ANP dan menghasilkan stratetegi prioritas yaitu memperbaiki kualitas SDM dengan memberikan pelatihan berupa manajemen produksi, keuangan dan adopsi teknologi untuk meningkatkan keterampilan dan pengembangan produk.

×
Penulis Utama : Theo Krista Omega
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0819108
Tahun : 2025
Judul : Strategi Pengembang Industri Tempe Kecamatan Laweyan Kota Surakarta Dengan Metode Swot Dan Anp
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2025
Program Studi : S-1 Agribisnis
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Matriks SWOT, ANP
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Kusnandar, M.Si.
2. Raden Kunto Adi, S.P, M.P
Penguji : 1. Dr. rer. agr. Evi Irawan, S.P., M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.