Penulis Utama : Farah Kunthi Hanifah
NIM / NIP : V2622019

Konsumsi teh yang terus meningkat turut mendorong pertumbuhan gerai minuman teh di berbagai lokasi, sehingga secara tidak langsung juga memunculkan permasalahan baru, yaitu peningkatan jumlah limbah ampas teh yang dibuang begitu saja tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Padahal limbah ampas teh masih mengandung senyawa flavonoid, polifenol, tanin, dan kafein yang diantaranya adalah senyawa aromatik. Kandungan senyawa aromatik pada limbah ampas teh dapat dijadikan sebagai bahan aromaterapi untuk pembuatan minyak atsiri. Minyak atsiri terdapat pada tanaman, salah satunya yaitu daun teh (Camellia sinensis). Minyak atsiri teh kemudian akan digunakan untuk pembuatan lilin aromaterapi. Lilin aromaterapi merupakan salah satu alternatif penerapan aromaterapi dengan cara inhalasi (penghirupan) dan bisa menghasilkan aroma dari minyak atsiri apabila dibakar. Pengambilan minyak atsiri dari limbah ampas teh dapat dilakukan menggunakan ekstraksi dengan metode maserasi. Komposisi bahan yang divariasikan dengan perbandingan berat limbah ampas teh dan teh baru berturut turut sebesar 1:0 (100% limbah teh), 0:1 (100% teh baru), dan 1:1 (50% limbah teh : 50% teh baru). Metode maserasi dilakukan dengan merendam limbah ampas teh kering dalam gelas beaker dengan pelarut etanol 70% selama 3 hari dengan pengadukan selama 15 menit diwaktu yang sama setiap harinya. Minyak atsiri kemudian akan dilakukan pemisahan pelarut untuk menguapkan sisa pelarutnya dengan metode pemekatan evaporasi pada suhu 80°C selama 6 jam. Minyak atsiri yang dihasilkan akan dikarakterisasi dengan uji Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan uji Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil pengujian FTIR menunjukkan bahwa semua sampel memiliki pola gelombang yang sama dan terdeteksi adanya gugus -OH, -CH, C-H, C=C, C-H, C O, dan =C-H yang menunjukkan adanya senyawa aromatik seperti polifenol. Hasil minyak atsiri pekat kemudian akan dicampur dengan asam stearat untuk pembuatan lilin aromaterapi dengan variasi minyak atsiri sebesar 5%, 10%, dan 15% dari berat lilin aromaterapi. Hasil lilin aromaterapi kemudian dilakukan pengujian lama waktu bakar, uji titik leleh, uji nyala api, uji kenampakan fisik, dan uji kesukaan terhadap responden. Pada uji kesukaan responden oleh mahasiswa D3 Teknik Kimia terhadap minyak atsiri teh, responden menyukai minyak atsiri hasil maserasi 100% limbah teh karena memiliki aroma teh yang kuat. Sedangkan pada uji kesukaan responden terhadap lilin aromaterapi, responden menyukai formula lilin dengan penambahan 15% minyak atsiri limbah teh. Dengan demikian, limbah ampas teh berpotensi sebagai bahan campuran pembuatan lilin aromaterapi yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

×
Penulis Utama : Farah Kunthi Hanifah
Penulis Tambahan : 1. Aura Laili Lathifah
2.
NIM / NIP : V2622019
Tahun : 2025
Judul : Pembuatan Produk Lilin Aroma Terapi Teh Dengan Pemanfaatan Limbah Ampas Teh
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Vokasi - 2025
Program Studi : D-3 Teknik Kimia
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : limbah ampas teh, minyak atsiri, lilin aromaterapi, maserasi
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Esa Nur Shohih, S.T., M.T.
Penguji : 1. Muhammad Iqbal Al Fuady, S.T., M.Eng.
2. Prof. Dr. Ir. Adrian Nur, S.T., M.T.
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Vokasi
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.