Latar Belakang: Kurang tidur merupakan masalah kesehatan serius pada populasi
remaja. Di Indonesia, prevalensi remaja yang mengalami gangguan tidur dilaporkan
mencapai 73,4%. Kualitas tidur yang buruk berdampak pada kesehatan, fungsi kognitif,
dan performa akademis. Intensitas olahraga merupakan salah satu faktor gaya hidup
yang diduga kuat memengaruhi regulasi dan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan antara intensitas olahraga dengan kualitas tidur pada siswa
kelas X SMA Negeri 1 Surakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 97 siswa kelas X SMA Negeri 1
Surakarta yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data intensitas olahraga
diukur menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan kualitas tidur
diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data
menggunakan uji Chi Square.
Hasil: Mayoritas siswa (67%) memiliki kualitas tidur yang buruk. Distribusi intensitas
olahraga siswa adalah tinggi (45,4%), rendah (30,9%), dan sedang (23,7%). Hasil uji
Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas olahraga
dengan kualitas tidur (p < 0,001). Responden dengan intensitas olahraga tinggi
cenderung memiliki kualitas tidur baik (29 dari 44 siswa), sedangkan responden dengan
intensitas rendah sangat dominan memiliki kualitas tidur buruk (29 dari 30 siswa).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas olahraga dengan
kualitas tidur pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Surakarta. Siswa yang memiliki
intensitas olahraga sedang hingga tinggi menunjukkan kualitas tidur yang lebih baik
dibandingkan siswa yang jarang atau tidak berolahraga.
Kata Kunci: Intensitas Olahraga; Kualitas Tidur; Remaja; PSQI; GPAQ.