Tingginya volume sampah plastik LDPE yang belum termanfaatkan dengan optimal, serta kebutuhan inovasi material ramah lingkungan dalam industri konstruksi sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan optimal paving block dengan penggunaan limbah plastik LDPE sebagai substitusi sebagian pasir dengan persentase 0%, 0,6%, 0,7%, 0,8%, 0,9%, mengetahui daya serap minimal paving block dengan penggunaan limbah plastik LDPE sebagai substitusi sebagian pasir dengan persentase 0%, 0,6%, 0,7%, 0,8%, 0,9%, serta mengetahui klasifikasi mutu paving yang dihasilkan dari pengujian kuat tekan dan daya serap. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Benda uji berupa paving block berdimensi 20x10x8 cm dengan komposisi campuran berat semen : agregat 1:4. Agregat terdiri dari 40% batu split, 30% abu batu, 30% Pasir, dan limbah plastik LDPE sebagai substitusi sebagian pasir dengan variasi 0%, 0,6%, 0,7%, 0,8%, dan 0,9%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa substitusi limbah plastik LDPE berdampak pada nilai kuat tekan dan daya serap air paving block. Nilai kuat tekan paving block dengan variasi limbah plastik LDPE 0%, 0,6%, 0,7%, 0,8%, dan 0,9% yang dihasilkan adalah 12,03 MPa; 12,43 MPa; 15,07 MPa; 14,03 MPa; dan 7,80 MPa. Sedangkan nilai daya serap air paving block secara berturut turut dihasilkan nilai sebesar 9,69%; 9,53%; 8,65%; 8,13%; dan 8,72%. Adanya peningkatan kuat tekan dalam penggunaan limbah plastik LDPE, dengan hasil kuat peningkatan tertinggi terdapat pada variasi 0,7% sebesar 15,07 MPa, Adanya penurunan daya serap dalam penggunaan limbah plastik LDPE, dengan hasil penurunan optimal terdapat pada variasi 0,8% sebesar 8,14%. Variasi substitusi pasir dengan limbah plastik LDPE sebesar 0,7% menunjukkan performa terbaik, dengan kuat tekan tertinggi yaitu 15,07 MPa dan daya serap 8,66%, memenuhi standar SNI 03-0691-1996 mutu C. Oleh karena itu, kadar 0,7% direkomendasikan sebagai komposisi optimal dalam pembuatan paving block.