Eilen Dihyan Maulani, G0022068, 2026. Hubungan Kejadian Bayi Berat Badan
Lahir Rendah dengan Hipertensi pada Ibu Hamil di RSUD Dr. Moewardi. Skripsi.
Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah individu mencapai
≥140 mmHg untuk tekanan sistolik dan/atau ≥90 mmHg untuk tekanan diastolik
yang berlangsung secara konsisten. Ibu hamil dengan hipertensi berisiko
melahirkan bayi BBLR karena elastisitas pembuluh darah yang telah berkurang dan
osmolaritas darah meningkat sehingga berdampak pada terjadinya gangguan fungsi
plasenta untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi ke janin. Penelitian ini bertujuan
menganalisis hubungan antara BBLR dengan hipertensi pada ibu hamil di RSUD
Dr. Moewardi.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan observasional analitik
menggunakan data sekunder dari rekam medis obgyn di RSUD Dr. Moewardi.
Populasi penelitian adalah seluruh pasien ibu bersalin dan bayi yang dilahirkan di
RSUD Dr. Moewardi pada 1 Januari – 31 Desember tahun 2024, dengan sampel
sebanyak 60 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data
dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat
menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat signifikansi p < 0,05 menggunakan
SPSS versi 27.
Hasil: Penelitian terhadap 120 pasien menunjukkan bahwa bayi yang mengalami
BBLR lahir dari ibu hipertensi sebanyak 40% sedangkan BBLN sebesar 16,7%.
Hasil uji regresi logistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara
BBLR dengan hipertensi pada ibu hamil (p < 0,05). Nilai OR = 3,441 yang berarti
ibu dengan hipertensi berisiko 3,4 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR.
Simpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kejadian BBLR dengan hipertensi
pada ibu hamil di RSUD Dr. Moewardi (p = 0,009).