Latar belakang : Dengan adanya kemungkinan potensi bahaya yang berdampakpada munculnya suatu situasi yang tidak normal (keadaan darurat), yang menuntutadanya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui gambaran pelaksanaan sistem tanggap darurat kebakaransebagai upaya penanggulangan bencana di PT. Chevron Pacific Indonesia Rumbai,termasuk tim penanggulangan kebakaran serta sarana dan fasilitas penunjangnya.Metode: Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggambarkanpelaksanaan sistem tanggap darurat kebakaran sebagai upaya penanggulanganbencana pada gedung main office di PT Chevron Pacific Indonesia, Rumbai.Pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung ke lapangan, wawancarakepada karyawan serta studi kepustakaan. Data yang diperoleh kemudian dibahasdengan membandingkan dengan pedoman atau standar perundang-undangan yangterkait.Hasil: Dalam melaksanakan kegiatan tanggap darurat kebakaran sebagai upayapenanggulangan bencana PT. Chevron Pacific Indonesia Rumbai menyediakanprosedur menghadapi keadaan darurat yang dilengkapi sarana dan fasilitaspenunjang seperti sarana komunikasi, peralatan pemadam kebakaran, jalur evakuasidan tempat evakuasi serta adanya tim penanggulangan keadaan darurat.Simpulan: PT. Chevron Pacific Indonesia Rumbai telah melaksanakan sistemtanggap darurat kebakaran sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan di dalamperaturan perundang-undangan yang berlaku. Saran yang diberikan adalahpemasangan atau penempatan APAR sebaiknya disesuaikan dengan syarat yang adapada Permenakertrans No.Per-04/MEN/1980 Pasal 8 yaitu khusus untuk jenisAPAR CO2 dan tepung kering (dry chemical) tidak kurang dari 15 cm daripermukaan lantai.Kata kunci: Sistem Tanggap Darurat Kebakaran, Upaya PenanggulanganBencana