LatarBelakang : Salah satu program kesehatan ibu dan anak yaitu upaya penurunanangka kematian bayi (AKB) dengan pemberian ASI eksklusif dan pemberian kolostrum.Langkah awal dalam pelaksanaan ASI eksklusif adalah Inisiasi Menyusu Dini danpemberian ASI yang pertama yaitu kolostrum. Faktor yang berhubungan denganpemberian kolostrum adalah tingkat pengetahuan, status gizi, jenis persalinan danjumlah bayi yang sudah dilahirkan dan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini. Penelitianini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan, paritas, status gizi, jenispersalinan, dan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dengan pemberian kolostrum.Subjek dan Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif noneksperimental dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan crosssectional. Penelitian dilakukan di RSUD Cilacap. Subjek penelitian diambil denganteknik purposive sampling sebanyak 100 ibu nifas. Teknik pengumpulan data dilakukandengan observasi berdasarkan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan Chi Squaredan regresi logistik gandaHasil :Ada hubungan positif dengan kekuatan sangat kuat dan secara statistik signifikanantara pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dengan pemberian kolostrum (OR= 93,22;CI95% = 10,30 hingga 843,36; p=< 0,001). Sedangkan tingkat pengetahuan, paritas,status gizi, danjenispersalinantidakmemilikihubungan yang secara statisticsignifikandenganpemberiankolostrum.Kesimpulan :Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini berhubungan secara statistiksignifikan tetapi tingkat pengetahuan, paritas, dan status gizi dan jenis persalinan tidakada hubungan yang secara statistik signifikan,dengan pemberian kolostrum.Kata kunci : pengetahuan, paritas, status gizi, jenis persalinan, Inisiasi MenyusuDini, kolostrum.