Latar Belakang : Identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risikomerupakan bagian dari manajemen risiko yang bertujuan untuk mengelola aspekdan dampak keselamatan dan kesehatan kerja dalam upaya menciptakanlingkungan yang aman, sehat, efisiensi dan produktif serta merupakan ketentuanyang harus dipenuhi dalam implementasi OHSAS 18001 : 2007. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui dan membandingkan penerapan identifikasi bahaya,penilaian risiko pengendalian risiko pada unit Packer Tuban IV PT SemenIndonesia (Persero) Tbk. dengan peraturan perundangan yang terkait.Metode : Metode penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Sasaran penelitianadalah penerapan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko diunit Packer Tuban IV. Metode yang digunakan penulis dalam melakukanpenilaian risiko mengacu pada data primer dari observasi, wawancara serta datasekunder yang diperoleh dari unit Packer Tuban IV kemudian dibahas denganmembandingkan dengan regulasi yang ada.Hasil : Dari hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan identifikasi bahaya,penilaian risiko dan pengendalian risiko pada unit Packer Tuban IV sudahdilakukan, namun belum dilakukan secara menyeluruh terhadap semua pekerjaanyang ada di unit Packer Tuban IV sehingga belum sesuai dengan peraturan yangada.Simpulan : Penerapan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalianrisiko pada unit Packer Tuban IV belum sesuai dengan peraturan yang adasehingga perlu disesuaikan dengan peraturan yang terkait agar memenuhipersyaratan.Kata kunci : Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian risiko, UnitPacker.1. Program Diploma III Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kedokteran,Universitas Sebelas Maret Surakarta.2. Dosen Diploma III Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kedokteran,Universitas Sebelas Maret Surakarta.