Nunung
Setyaningsih. K6422073. Pembimbing: Widya Noventari, S.Pd., M.Sc. EKSPLORASI
SEJARAH DAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL: STUDI CIVIC
LEARNING PADA KOMUNITAS SOLO SOCIETEIT. Skripsi, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2025.
Penelitian
bertujuan (1) untuk mendeskripsikan bentuk civic learning yang dilakukan oleh Komunitas
Solo Societeit sebagai strategi penguatan identitas nasional, (2) untuk
menganalisis peluang dan tantangan dari penerapan civic learning sebagai strategi penguatan identitas nasional
yang sudah dilakukan oleh Komunitas Solo Societeit. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data
penelitian ini meliputi informan (ketua komunitas Solo Societeit,
koordinator tim riset Komunitas Solo Societeit, dan peserta kegiatan
komunitas Solo Societeit), tempat dan peristiwa dalam kegiatan eksplorasi
sejarah dan budaya lokal, serta arsip atau dokumen (AD/ART, foto, video).
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi
partisipatif, dokumentasi, dan analisis dokumen. Teknik pengambilan sampel
dilakukan dengan purposive sampling.
Hasil penelitian
ini adalah sebagai berikut. Pertama, civic learning yang
dilakukan oleh Komunitas Solo Societeit berbentuk community based
organizations dan online spaces and networked communities. Community
based organizations dilakukan melalui kegiatan eksplorasi sejarah dan
budaya lokal melalui metode berjalan dan bercerita, diskusi, serta riset
lapangan mampu menjadi sarana civic learning yang efektif dalam
menumbuhkan kesadaran sejarah, kepedulian budaya, dan partisipasi warga negara.
Istilah eksplorasi bukan sekadar kegiatan dan proses mengungkap atau
menyelidiki suatu hal, tetapi lebih menekankan pada nilai (value) yang dapat
berupa nilai baru yang sebelumnya belum diketahui, atau nilai lama yang
terlupakan kemudian diangkat kembali. Online spaces and networked
communities yang dibangun oleh Komunitas Solo Societeit juga menjadi
sarana untuk menyebarluaskan kajian sejarah dan budaya lokal kepada masyarakat
secara luas. Kegiatan-kegiatan tersebut berkontribusi dalam memperkuat
identitas nasional peserta melalui pemahaman nilai-nilai sejarah dan budaya
lokal. Kedua, peluang yang
ditemukan meliputi lengkapnya bank data yang dimiliki oleh Komunitas Solo Societeit,
tingginya antusiasme generasi muda untuk mengikuti kegiatan eksplorasi sejarah
dan budaya lokal di Kota Surakarta, dan pemanfaatan media sosial, namun juga
menghadapi tantangan antara lain masih lemahnya perlindungan keamanan terhadap
komunitas, dan masih sulitnya menyederhanakan narasi sejarah dan budaya kepada
anak usia sekolah dasar. Civic learning
melalui eksplorasi sejarah dan budaya lokal yang dilaksanakan oleh Komunitas
Solo Societeit dalam bentuk community based organizations dan online
spaces and networked communities berkontribusi dalam penguatan identitas
nasional.
Kata Kunci : Civic learning, sejarah dan budaya lokal,
identitas nasional, komunitas, Komunitas Solo Societeit