Penulis Utama : Benedicta Nilam Ayu Pramesti
NIM / NIP : H0422023

Pertanian organik menjadi salah satu solusi untuk mengahadapi degradasi lahan, mampu menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas pangan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) berdasarkan prinsip kesehatan, ekologi, keadilan, dan keberlanjutan, yang juga telah mendapat dukungan kebijakan pemerintah. Kabupaten Ngawi sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian organik, namun tingkat adopsi petani masih relatif rendah, sebagaimana terjadi di Desa Wonokerto. Hal ini menunjukkan bahwa hambatan adopsi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan aspek psikologis, sosial, dan budaya petani, sehingga peran komunikasi menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Gapoktan dalam menghadapi rendahnya tingkat adopsi pertanian organik di Desa Wonokerto.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dilaksanakan di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, yang dipilih secara purposive karena adanya dukungan program pertanian organik namun tingkat adopsi petani masih terbatas. Penentuan informan dilakukan secara purposive dengan melibatkan informan kunci serta informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. ji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi inovasi pertanian organik di Desa Wonokerto berlangsung sebagai proses difusi inovasi yang dipengaruhi oleh karakteristik inovasi, dimensi waktu, saluran komunikasi, dan sistem sosial petani. Pertanian organik dipersepsikan menjanjikan keberlanjutan, namun masih dianggap memiliki tingkat kompleksitas dan risiko ekonomi yang tinggi, terutama pada tahap awal dan pasca panen, sehingga adopsinya berlangsung secara bertahap dan selektif. Program PRLB dari Pemerintah Kabupaten Ngawi berperan sebagai pemicu awal, tetapi keberlanjutan pengembangan pertanian organik lebih banyak didorong oleh komunikasi horizontal antarpetani melalui Gapoktan Rukun Tani, dengan ketua kelompok dan petani pelopor sebagai opinion leader. Kemandirian petani menjadi faktor pendukung utama, terlihat dari kemampuan memproduksi input organik dan melakukan pelatihan secara swadaya, sementara hambatan utama terletak pada mindset petani, keterbatasan teknis pasca panen, serta belum terbangunnya kepastian pasar. Berdasarkan analisis SWOT, strategi komunikasi diarahkan pada penguatan peran petani pelopor, pemanfaatan komunikasi interpersonal berbasis pengalaman, serta komunikasi advokatif untuk membangun kemitraan dan penyediaan fasilitas pasca panen guna meningkatkan nilai tambah, kepastian pasar, dan keberlanjutan adopsi pertanian organik.

×
Penulis Utama : Benedicta Nilam Ayu Pramesti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0422023
Tahun : 2026
Judul : STRATEGI KOMUNIKASI GAPOKTAN DALAM MENINGKATKAN ADOPSI PERTANIAN ORGANIK DI DESA WONOKERTO, KECAMATAN KEDUNGGALAR, KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-1 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Adopsi Inovasi, Kelompok Tani, Pertanian Organik, Strategi Komunikasi
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : http://JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) https://share.google/BYhUqdzqjDFqrFgE7 ;https://drive.google.com/file/d/1zkax-jJ0t8hp9uP09q37SSN8edZGnSt0/view?usp=sharing
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Retno Setyowati, M.S
2. Arip Wijianto, S.P, M.Si
Penguji : 1. Dr. Ir. Dwinigtyas Padmaningrum, S.P, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.